Serang Khofifah di Debat Publik, Gus Ipul: Gagasannya Tidak Baru dan Tidak Tajam

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Debat pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur kembali digelar di Surabaya, Sabtu malam (23/6/2018). Saat sesi pertanyaan dari panelis terkait pencapaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kembali membeber prestasi akuntabilitas kinerja Pemprov Jatim.

Selama menjadi wakil gubernur dalam sepuluh tahun terakhir, Gus Ipul ikut membawa Pemprov Jatim meraih predikat A (terbaik se-Indonesia) untuk SAKIP.

”Jadi apa yang disampaikan Bu Khofifah tadi tidak tajam (soal SAKIP). Kami pastikan di setiap program bahwa uang rakyat tidak keluar dari program yang telah ditetapkan,” ujar Gus Ipul.

Sebelumnya, Khofifah menjelaskan soal permasalahan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

Gus Ipul menambahkan, SAKIP adalah indikator yang menunjukkan kinerja pemerintah karena sistem penilaiannya terintegrasi dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan. Terdapat empat fokus pelaporan dan evaluasi, yaitu laporan anggaran, kinerja output program pembangunan, kinerja outcome program, dan kinerja sasaran. Paradigma pemerintahan digeser bukan lagi pada berapa anggaran yang disiapkan dan dihabiskan, tapi berapa besar kinerja yang dihasilkan.

Maka salah satu inovasi yang bakal digeber Gus Ipul adalah musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) secara tersegmentasi sebelum musrenbang dalam skala umum. Misalnya, akan ada Musrenbang khusus membahas masalah kaum perempuan, penyandang disabilitas, masalah anak, dan anak-anak muda.

”Sehingga semua program berbasis masalah sesuai aspirasi publik, akhirnya program itu efektif. Uang rakyat tidak terbuang percuma,” papar Gus Ipul. (q cox)

Reply