Sesepuh hingga Milenial di Desa Suka Maju Berharap ZR Menang dan Pimpin Tanbu

BATULICIN (Suarapubliknews) – Sesepuh desa Suka Maju, kecamatan Batulicin, Sujito (82), diusianya yang uzur sangat mendambakan Zairullah-Rusli (ZR) memimpin kabupaten Tanah Bumbu periode mendatang, untuk melanjutkan visi misi cemerlang yang pernah dirintisnya medio 2003-2010 silam. Karena mantan Ketua RT.12 Suka Maju ini rindu program kerja Zairullah yang berpihak kepada masyarakat.

Kerinduan itu ditumpahkannya, ditengah hiruk pikuk kampanye cawabup nomor urut 3, Muhammad Rusli di desanya persis diseberang kediamannya, Kamis (26/11) sore.

“Melihat pak Rusli berorasi, saya teringat sosok mantan bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar. Kedua figur ini ideal jika memimpin kabupaten ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, sembari menyaksikan geliat kampanye ZR dari beranda teras rumahnya yang sangat sederhana.

Sujito, mantan tukang tambal gigi asal Banyuwangi, Jawa Timur yang kini berprofesi sebagai petani kebun ini bercerita, sepanjang riwayatnya bermukim di kabupaten Tanah Bumbu sejak 2002 silam, sudah 5 kali mencoblos dr. Zairullah Azhar yang mengikuti kontestasi politik, baik pilkada maupun pileg. Ia mengaku, tak pernah satu kali pun terlintas dibenaknya untuk memilih figur lain, selain ZA.

Alasannya, Zairullah seorang penyantun ribuan anak yatim dan kaum dhuafa. Sebuah perbuatan mulia yang tidak semua orang mampu menggerakkan hatinya berbuat demikian. Mantan Kadinkes Kalsel itu dinilai memiliki jiwa sosial yang khas dan unik, peduli dan terpanggil mengayomi orang-orang susah.

“Zairullah seorang pemimpin yang amanah. Tak pernah sekali pun mendengar keburukan beliau selama ini. Tapi beberapa hari ini warga disini mendapatkan kabar beliau tidak penuh menjabat apabila terpilih menjadi bupati nanti. Saya pribadi tidak percaya, dan ternyata warga pun demikian. Itu hanya fitnah, jadi tidak perlu digubris,” terangnya.

Dirinya sendiri dengan terang-terangan akan memilih Zairullah kembali pada hari pencoblosan nanti. Meski ia membebaskan kepada istrinya Sugiarti dan anaknya, Desy untuk menentukan pilihan sendiri. Namun mereka tetap mengikuti jejak kepala keluarga kecil itu untuk mencoblos paslon ZR di bilik suara pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Tahun ini kesempatan pertama Desy ikut mencoblos diajang kontestasi pilkada. Saya akan memilih ZR, tapi bukan karena dipaksa ayah dengan pilihan yang sama. Saya memiliki penilaian sendiri mengapa mendukung paslon urut 3 ini,” kata putri sulung Sujito, Desy yang turut menyaksikan kampanye M. Rusli di desanya dari kejauhan.

Menurut Desy (17), sosok ZR punya keistimewaan dibanding paslon lain. Selain mendapatkan wejangan dari sang ibu, ia mencari referensi dari berbagai sumber untuk memantapkan pilihannya tersebut. Sebagai pemilih pemula, ia sangat hati-hati dalam hal ini, sehingga dirinya tidak salah saat menunaikan haknya sebagai warga negara menentukan pemimpin masa depan.

“Desy pernah beberapa kali hadir kampanye ZR. Visi misi dan program kerja mereka bagus bagi Tanah Bumbu kedepan, dan mereka sudah berpengalaman di bidang birokrasi. Jadi kami yakin kabupaten ini maju nantinya dibawah kepemimpinan keduanya,” paparnya.

Ia juga mengajak masyarakat dari kalangan milenial di Tanah Bumbu, bisa mengikuti jejaknya mendukung dan memilih ZR, karena memang layak untuk dipilih.

Ayah dan anak ini pun sepakat dalam penilaian keduanya, figur ZR sangat agamis, santun dan berwibawa. Mereka juga mendambakan program Tanbu Bersalawat yang dulu pernah menggema di Bumi Bersujud kala diera bupati Zairullah kembali hadir.

“Kami rindu masa keemasan Tanah Bumbu,” tandas keduanya penuh harapan.

Sementara dari seberang kediaman Sujito yang tampak sudah reot dimakan usia, cawabup Muhammad Rusli didampingi Tim Koalisi Pemenangan ZR, tak pernah bosan menyampaikan himbauan agar masyarakat mewaspadai upaya kecurangan dalam pencoblosan nanti.

“Ada kabar jika kertas suara yang akan dibawa ke bilik suara sudah dalam keadaan tercoblos paslon tertentu. Jadi ketika masyarakat memilih 03, hak suara tidak sah karena rusak. Jadi warga perlu waspada dan teliti saat menerima kertas suara dari petugas, masih utuh tidak kertas suaranya,” himbau Sarifah Santiansyah yang akrab disapa Andi Neni memberikan penjelasan kepada masyarakat yang hadir.

Menurutnya, jika masyarakat bertekad memenangkan ZR, harus kerjasama memilih sesuai hati nurani dan mengawal pilkada ini dengan baik, agar kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan pemimpin yang amanah. (q cox, Imran)

Reply