Sosialisasikan Teknologi Asap Cair, PPL Dispertabun Kabupaten Kediri Gelar Penyuluhan ke Petani

KEDIRI (Suarapubliknews) – Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi penggunaan asap cair untuk tanaman kepada kelompok tani sumber pangan Desa Wanengpaten Kecamatan Gampengrejo

Purba Atmaja salah seorang petugas PPL Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa teknologi asap air itu manfaatnya bagus untuk pertanian dan tidak mengandung unsur kimia

“Ini merupakan pestisida organik, jadi sangat ramah lingkungan yang mana dapat mengendalikan atau mengusir hama, seperti tikus, ulat, klaper dan lain-lain,”Ucap Purba Atmaja Kepada Suarapubliknews.net. Jum,at (16/10/2020)

Menurut Atmaja,untuk harganya cukup terjangkau,setiap botol isi setengah liter harganya hanya 15 ribu rupiah,dan tentu sangat murah jika dibandingkan dengan pestisida kimia buatan pabrik

“Metodenya cukup disemprotkan sebelum tanam supaya hama tidak mengganggu sehingga mendapatkan hasil paneng yang memuaskan,” Jelas Purba Atmaja

Di tambahkan M. Bushoiri, SP . selaku koordinator PPL Kecamatan Gampengrejo, yang mana menurutnya pertemuan para kelompok tani dalam sosialisasi memahami tentang pentingnya penggunaan asap cair bagi pertanian.

Hal ini juga sudah dibuktikan dengan penyemprotan di lahan bawang merah kelompok tani desa tetangga yaitu milik Imam Masruri , yang juga  pembuat asap cair. Hasil cukup memuaskan . M emasuki Usia 29 hari, daun  bawang merah Bebas Dari ulat Yang selama Penyanyi Menjadi momok Bagi Petani.

“Semoga program ini dapat membantu Petani meningkatkan hasil Produksi pertaniannya. Selain bebas dari hama, hasil tanamannya juga bebas dari bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan,” pungkasnya. (q cox, Iwan)

Reply