Suntory Garuda Beverage Rayakan Tutup Tahun Mizuiku 2020 Gelar Wisuda 3.000 Siswa SD

JAKARTA, (Suarapubliknews) – Suntory Garuda Beverage (SGB) merayakan tutup tahun Mizuiku 2020 melalui gelaran prosesi wisuda untuk pertama kalinya bagi lebih dari 3.000 siswa yang berasal dari 18 sekolah dasar (SD), tersebar pada enam wilayah di Indonesia.

Mizuiku – Aku Cinta Air Bersih merupakan program berkelanjutan dari Suntory Jepang untuk mempromosikan kesadaran dan pentingnya air bersih kepada anak-anak agar mereka dapat menjadi agen-agen perubahan dalam usaha pelestarian air bersih. Mizuiku diawali 2004 di Jepang dan hadir di Indonesia mulai pada pertengahan tahun 2019.

Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Cicilia Sulastri, SH., M.Sc mengatakan senang karena semakin banyak pihak swasta yang mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), peningkatan kapasitas mengajar para guru maupun sertifikasi Adiwiyata di sekolah-sekolah, salah satunya SGB melalui program Mizuiku.

“Sepanjang tahun 2020 ini kami melihat sendiri betapa besar komitmen program Mizuiku untuk melestarikan air bersih dan lingkungan melalui program edukasi, pembinaan guru dan sekolah serta program dan fasilitas konservasi air. Tidak hanya di Jakarta, tapi juga di Gowa, Banjarbaru, Sidoarjo dan Tangerang. Kami harap tahun depan, Mizuiku akan terus berkelanjutan bahkan diperluas ke daerah-daerah lain sehingga semakin banyak siswa dan guru yang terekspos modul-modul pendidikan ini,” katanya.

Chief Executive Officer & President Director, Suntory Garuda Beverage, Ong Yuh Hwang mengatakan, seperti laiknya kesuksesan program Mizuiku di negara-negara lain, kunci keberhasilan Mizuiku 2020 di Indonesia terletak pada lima komponen, yaitu dukungan dari para pemangku kepentingan, kerja sama yang erat dengan guru dan sekolah, modul yang terstruktur dengan baik, komponen pembelajaran yang menarik dan kompetensi fasilitator yang handal.

“Oleh karena itu kami sangat menghargai segala bentuk kolaborasi dari semua pihak kepada Mizuiku dari awal sampai sekarang. Bukan hanya dari Pemerintah, guru dan orang tua saja, tapi juga para siswa SD yang sangat besar perannya dalam usaha melestarikan air dan lingkungan di Indonesia. Seremoni wisuda pada hari ini menegaskan apresiasi kami terhadap kontribusi anak-anak kita ini,” katanya.

Sertifikat kelulusan ditandatangani dan langsung disampaikan oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) kepada perwakilan-perwakilan sekolah.

Wisuda bagi para siswa SD ini merupakan kelanjutan dari wisuda yang telah dilakukan Mizuiku bagi lebih dari 500 guru Sekolah Dasar dan 200 guru Sekolah Menengah Pertama dan Atas yang telah selesai mengikuti serangkaian pelatihan (Train-the-Trainer) pada Oktober 2020 lalu.

Perayaan tutup tahun Mizuiku 2020 juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman resmi SGB dan HPAI untuk menjalin kerja sama pelaksanaan Mizuiku selama paling sedikit dua tahun berikutnya sekaligus bersama-sama akan menyelaraskan modul pembelajaran Mizuiku dengan nilai-nilai Adiwiyata.

Seperti telah disampaikan sebelumnya, pada tahun 2020, Mizuiku menjalin sinergi dengan HPAI, didasari oleh keselarasan Program Mizuiku dengan program Adiwiyata yaitu Program Pendidikan Berbasis Lingkungan Hidup di Sekolah. Program Mizuiku mendukung program edukasi lingkungan yang berkelanjutan di sekolah. (q cox, tama dinie)

Reply