Surabaya Memory, Peran Suroboyoku Untuk Indonesia

SURABAYA (Suarapubliknews) – Dari Surabaya Untuk Indonesiaku, itulah tema Surabaya Memory 2019 yang digelar Perpustakaan UK Petra. Peran Surabaya erat dengan perjalanan perjuangan kemerdekaan RI.

Kepala Perpustakaan UK Petra Surabaya, Dian Wulandari, S.I.I.P mengatakan semangat peran Suroboyoku untuk Indonesia ini sangat penting untuk dilestarikan bahkan ditumbuhkembangkan agar tetap dapat dikenang.

“Maka tak heran gelaran Surabaya Memory menyuguhkan kegiatan yang bisa dinikmati mulai anak-anak, remaja hingga orang tua,” katanya.

Berbagai koleksi foto objek bersejarah seputar kota Surabaya dari masa ke masa dipamerkan selama lima hari, sehingga masyarakat Surabaya semakin peduli akan pusaka (heritage) kota Surabaya. Tak hanya itu saja maket mengenai kota Surabaya, produk kreatif karya pengrain batik eks lokalisasi Dolly juga dipamerkan seperti selendang hingga lampu hias.

Tak kalah menariknya juga akan ditampilkan tujuh tokoh Surabaya yang digambarkan melalui teknik scribble diantaranya Ir. Soekarno, Tjokroaminoto, Kyai Haji Mas Mansyur, Hermawan Kertajaya, Rudy Hartono, Tri Risma Harini dan Grup Dara Puspita. Teknik Scribble ini merupakan sebuah teknik gambar yang berantakan, biasanya terdiri dari coretan-coretan.

“Dalam gelaran yang berlangsung 5 hari ini Surabaya Memory 2019 menggelar Opening-Closing Ceremony, Pameran, Workshop, Bedah Buku, hingga berbagai lomba. Dimeriahkan dengan memorabilia talkshow salah satu anggota band Dara Puspita,” tutupnya. (q cox, Tama Dinie)

Reply