Tak Rela Hengkang, Akademisi dan Tokoh NU Lamongan Minta Kartika Maju Pilbup 2020

LAMONGAN (Suarapubliknews) – Sempat menjadi perbincangan perihal peluangnya maju dalam kontestasi Pilwali Surabaya 2020, Wakil Bupati Lamongan, Kartika Hidayati justru dinilai lebih pas memimpin Kota Soto.

Pendapat itu muncul dari kalangan akademisi hingga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Lamongan, yakni Wakil rektor UNISDA Miftahul Huda, dan Sekretaris PCNU, H. Imam Ghozali.

Menurut Miftahul, tempat terbaik bagi Kartika untuk mengabdikan diri adalah Lamongan. Selain tanah kelahiran, Politisi PKB ini dianggap punya peran vital dalam perkembangan berbagai sektor di Lamongan, khususnya pendidikan. Ada banyak pondok pesantren dan sekolah umum yang mulai menunjukkan tren positif berkat peran Kartika sebagai Wakil Bupati dan Ketua PC Muslimat NU.

“Iya saya gandoli kalau boleh gandoli,” ujarnya.

Perhatian Kartika pada dunia pendidikan, menurut Miftahul bahkan sudah ditunjukkan sejak perempuan yang akrab disapa mbak Atik ini menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur.

“Kita ingin Mbak Kartika bisa lebih lagi, ketika menjadi orang nomor satu di Lamongan. Karena saat menjadi 02 tidak memiliki keleluasaan,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris PCNU Lamongan, Imam Ghozali secara pribadi juga berharap Wabup Kartika bisa maju untuk Pilbup Lamongan 2020. Sebagai kader NU, Kartika dianggap layak mewakili NU untuk memimpin Kota Soto. Tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya, meskipun ada sisi bangga lantaran kader terbaiknya dilirik masyarakat Surabaya.

“Tapi di sisi yang lain selaku warga NU di Lamongan, tentu kami tidak menginginkan hal itu terjadi. Artinya, Bu Kartika harus tetap di Lamongan, membesarkan Lamongan, dan mensejahterakan Lamongan,” kata Imam.

Imam bahkan siap memperjuangkan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar Kartika bisa maju, dan menjadi Bupati untuk periode 2020-2025. (q cox, Wid)

Reply