Target 1 Juta Viewers, Tranvision Melalui Cubmu Tayangkan Tour de France

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tranvision melalui produk terbarunya Cubmu (Cuma buat kamu) menargetkan I juta viewer setiap harinya. Terlebih dengan ditayangkannya Tour de France di aplikasi yang diluncurkan sejak april lalu.

Marketing and Sales Director Transvision Brando Tengdon mengatakan pihaknya menjadi official broadcaster even balap sepeda profesional paling bergengsi di dunia, yakni Tour de France selama 5 tahun ke depan.

“Kami harapkan untuk para penonton, untuk bisa masuk, setiap harinya bisa mencapai 1 juta. Perjamnya, kita tahu (tayang) rata-rata 5 jam. Nah perjamnya bisa trafficnya 200 ribu,” katanya didampingi Regional Business Manager EAST Transvision Indonesia, Febry Hermoko Wachid.

Para pencinta olahraga sepeda di Indonesia khususnya Surabaya, dapat menikmati Tour de France tersebut bisa diakses melalui chanel 906. Khusus komunitas sepeda tersedia ID Cyclist, yang mana komunitas sepeda seluruh Indonesia bisa mengirimkan video-video aktivitas mereka kedalam ID Cyclist tersebut untuk ditayangkan.

Tour de France sendiri merupakan salah satu kejuaraan balap sepeda profesional yang disaksikan hingga miliaran penonton dari berbagai negara di seluruh penjuru dunia melalui berbagai saluran penyiaran.

Ajang tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 1903 dan sudah terlaksanakan sebanyak 109 kali ini akan memberikan tantangan yang berbeda-beda, baik dari jenis rute jalan hingga jarak yang akan ditempuh, dimana nanti akan ada masing-masing pemenang dari setiap tantangannya.

Tercatat, tahun ini diikuti oleh 174 pembalap dari 26 negara di seluruh dunia yang tersebar di 22 tim dan Denmark sebagai titik awalnya. Selama tiga minggu nantinya peserta akan menjajal rute dengan total jarak 3.328 kilometer dalam rentang waktu 24 hari dan berakhir di Paris, Prancis.

Untuk memudahkan penonton Indonesia menyaksikan keseruannya, Transvision, ocial broadcaster dari Tour de France 2022 menyelenggarakan kegiatan nonton bareng di 15 kota besar di Indonesia dan Surabaya ini menjadi salah satunya. (Q cox, tama dini)

Reply