Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Dengan Hot Deal

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Berbagai kejadian bencana di tanah air tidak menurunkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia atau wisatawan nusantara (Winus) di Tanah Air. Bahkan kejadian tersebut menjadi kekuatan pariwisata tersendiri bagi Indonesia.

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Kemenpar RI, Dr. Anang Sutono, CHE mengatakan pihaknya meggelar Forum Group Discussion (FDG) yang bertajuk Java Hot Deal strategi dalam upaya untuk mempercepat pertumbuhan Pariwisata Indonesia, khususnya Jawa Timur, sebagai strategi mengatasi situasi low season dan low occupancy perhotelan pada week day.

“Yang luar biasa paket Hot Deal ini, adalah gagasan bersama Kemenpar RI bersama Forum Visit Wonderful Indonesia, sebuah konsorsium 18 asosiasi pelaku industri pariwisata nasional beliau. Forum ini digagas Hariyadi Sukamdani (PHRI), Asnawi Bahar (ASITA) yang berkolaborasi mengajaka asosiasi lain untuk bergabung demi memajukan pariwisata nasional,” katanya.

Dalam acara yang digelar Asisten Deputi dan Komunikasi Pemasaran, Deputi Bidang Pemasaran II, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) memaparkan Hot Deal adalah bagian dari program Kemenpar RI merupakan bundling dari 3 A antara lain Attractiveness (menarik), Amenities(fasilitas), Accessibility pertumbuhan pariwisata Indonesia, Jawa Timur.

Hot deal pada prinsipnya, menerapkan konsep sharing economy yaitu menjual barang atau jasa yang tidak terjual atau excess capacity. “Misalnya dengan diskon besar atau dengan menawarkan paket-paket wisata khusus sehingga mampu menarik calon wisman pada masa low season atau week day,” imbuh Anang.

Ketua ASITA Jatim, Ariefudinsyah, dalam acara tersebut meng-analogi kan bahwa peran ASITA adalah layaknya seorang penjahit yang mengemas berbagai aset dan keunikan destinasi Jawa Timur untuk menjadi paket-paket unik, kreatif, fancy dan vintage sebagai pilihan para wisman. Program ini mendapat komitmen dukungan dari ASITA Jawa Timur. (q cox, Tama Dinie)

Reply