Tinjau Pelaksanaan PTM di Sekolah, DPRD Surabaya Minta Tetap Utamakan Kesehatan

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pimpinan dan anggota DPRD Surabaya turut mendampingi Wali Kota Eri Cahyadi yang sedang melakukan peninjauan beberapa sekolah (SD dan SMP) terkait mulai diterapkannya pembelajaran tatap muka (PTM) pada hari ini, Senin (10/01/2022).

Para wakil rakyat itu diantaranya adalah Reni Astuti (Wakil Ketua) dari Fraksi PKS, Laila Mufida (Wakil Ketua) dari Fraksi PKB dan Herlina Harsono Njoto (anggota) dari Fraksi Demokrat-Nasdem.

Herlina Harsono Njoto, anggota Komisi D DPRD Surabaya bidang Pendidikan dan Kesra berharap, PTM ini mampu mengejar ketertinggalan pelajaran selama proses pembelajaran daring.

“Dan juga akan lebih mengasah kemampuan psikososial anak karena ada interaksi dengan guru dan teman secara langsung,” ucap psikolog yang kini sedang menempuh program doktoral ini.

Politisi perempuan Partai Demokrat ini juga mendorong Pemkot Surabaya agar terus melakukan monitoring dan evaluasi, karena bagaimanapun masa pandemi belum usai.

“Saya berharap nanti ini akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap, juga memantau kondisi pandemi yang ada di Surabaya. Sehingga nanti ketika pandemi sudah terkontrol, bisa ditingkatkan benar-benar 100 persen PTM di sekolah,” kata Herlina.

Meski begitu, Herlina juga berharap ada pengecualian terhadap siswa yang memang memiliki gangguan kesehatan. Menurutnya, secara mutlak siswa yang tidak dapat mengikuti PTM karena mempunyai gangguan kesehatan, tidak bisa dikatakan membolos sekolah.

“Saya berharap, (PTM) tetap mengutamakan faktor kesehatan, aman dan nyaman. Mengutamakan kesehatan anak-anak itu kemudian harus jadi prioritas utama,” pungkasnya. (q cox)

Reply