Tinjau Vaksinasi di STAI Hasan Jufri Bawean, Wagub Emil: Pemprov Jatim Hadir di Pulau Bawean

BAWEAN (Suarapubliknews) – Upaya percepatan vaksinasi terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ikhtiar ini terus dilakukan dengan tujuan segera mencapai herd Immunity atau kekebalan komunitas di Jawa Timur.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pulau Bawean, tepatnya di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hasan Jufri Dusun Kebunagung Desa Lebak Kecamatan Sangkapura Kab. Gresik. Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di STAI Hasan Jufri merupakan bukti kehadiran Pemprov Jatim di Pulau Bawean.

Menurutnya, letak Pulau Bawean yang secara geografis terpisah dari Pulau Jawa tidak menyurutkan Pemprov Jatim memberikan pelayanan dan perlindungan yang sama kepada semua masyarakat Jawa Timur.

“Karena Ibu Gubernur ingin masyarakat Jawa Timur di manapun mereka berada semua merasakan kehadiran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk di Pulau Bawean. Untuk kesini pun kita harus menyusuri laut yang lebih dari 100 km jaraknya, Insyaallah Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir untuk masyarakat di Bawean,” katanya.

Vaksinasi Massal yang bertajuk ‘Menuju Herd Immunity di Jawa Timur’ ini digelar atas sinergi antara Pemprov Jatim, Bank Jatim, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pemkab Gresik. Alokasi vaksinasi yang disediakan sebanyak 7.600 dosis selama 5 hari, sejak 21-25 September 2021.

Sementara dari 7.600 dosis vaksin, 2.500 dosis diberikan kepada 1.576 pelajar di Kec. Sangkapura, 424 pelajar di Kec. Tambak, dan 500 untuk keluarga pegawai dan nasabah. Vaksinasi di STAI Hasan Jufri ini dilaksanakan mulai 22-23 September 2021 dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Setibanya di STAI Hasan Jufri, Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Emil Dardak didampingi Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Kepala OJK Regional IV Bambang Mukti Riyadi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Harmanta, Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Jumadi yang disambut Rektor STAI Hasan Jufri Dr. Ali Asyhar, M.MPd dan Camat Sangkapura Samsul Arifin. Mereka langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Percepatan vaksinasi juga harus menjangkau daerah kepulauan seperti di Pulau Bawean ini. Selain itu semua kalangan juga harus mendapatkan layanan vaksinasi termasuk para kyai, pengasuh dan santri di pondok pesantren.

Oleh sebab itu, Ia meminta agar para kyai dan pengasuh ikut serta mendukung dan menyukseskan pelaksanaan vaksinasi. Ia meyakini bahwa ada semangat yang sama yang harus dibangun untuk dapat bersama-sama keluar dari pandemi Covid-19.

“Matur sembah nuwun dateng pak rektor atas perkenan kerjasamanya karena memang kita ingin bahwasanya dunia pesantren dan segenap kaum santri, Insyaallah akan berada di barisan terdepan mensukseskan kita untuk keluar dari pandemi Covid-19 ini,” ucap Wagub Emil.

Lebih lanjut, Wagub Emil meminta kepada Rektor STAI Hasan Jufri untuk ikut berperan dan mengajak lansia agar mau divaksin. Karena dengan vaksinasi yang menyasar lansia dan tercapainya target vaksinasi dapat mempengaruhi hasil asessment dan menentukan level PPKM sebuah daerah.

“Pak rektor, untuk lansia yang umurnya 60 ke atas ya itu juga perlu digenjot kalau belum digenjot kita nggak bisa masuk level 1 PPKM nya. Kepada pak rektor saya mohon untuk bisa mengajak seluruh lansia di Pulau Bawean Kabupaten Gresik untuk mau divaksinasi, Insya Allah sehat aman dan tentunya halal,” pintanya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat pada pelaksanaan vaksinasi kali ini. Dirinya menyebut, selain disiplin menjalankan protokol kesehatan, vaksinasi juga bagian dari ikhtiar untuk dapat secepatnya mengakhiri pandemi Covid-19. “Dan mudah-mudahan kita bisa mencapai target vaksinasi, melindungi masyarakat tentunya dengan vaksinasi, vaksinasi itu ikhtiar hasilnya tergantung Gusti Allah,” tutur Wagub Emil. (q cox, tama dinie)

Reply