Tumbuhkan Karakter Bangsa, Wali Kota Eri Cahyadi: Peran Media Luar Biasa!

SURABAYA (Suarapubliknews) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan motivasi kepada para wisudawan – wisudawati STIKOSA – AWS (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya) ke – 26 di Dyandra Convention Center, Sabtu (26/11/2022). Ia berpesan kepada para wisudawan – wisudawati untuk membantu Kota Pahlawan dalam mempertahankan karakter Budaya Arek.

“Saya titip negara dan kota ini ditangan para calon wartawan, karena kalian adalah penerus bangsa. Semua ada di pena (tulisannya) kalian, bahwa Indonesia dan Surabaya layak diperhitungkan dunia karena kemakmuran, keadilan, ketenangannya, kesejahteraan, dan kebahagiaannya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia mencontohkan, bahwa sejak masa perjuangan kemerdekaan Negara Indonesia, para wartawan melalui karya – karya dan keberaniannya, menjadi garda terdepan dalam proses pengakuan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Salah satunya, perjuangan Presiden Pertama RI Soekarno yang mencoba menarik perhatian kancah internasional bahwa 17 Agustus 1945 merupakan tanggal kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Ini lah sebuah perjuangan, dunia harus mengakui melalui media. Perjuangan Arek – Arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 10 November 1945 juga dikenal oleh media. Artinya peran media sangat luar biasa, peran kalian (calon wartawan) kemudian akan sangat luar biasa,” ujar dia.

Sebab, menurutnya, para wartawan memiliki peran penting dalam pertumbuhan karakter bangsa. Yakni, dalam proses penyebaran informasi pemberitaan dan kebijakan. “Karena terbuka informasi yang luar biasa. Tolong rubah Kota Surabaya menjadi kota yang punya karakter yang cinta kepada bangsanya. Bukan karakter yang rusak dan terkontaminasi oleh hal-hal yang tidak baik,” tegas dia.

Sebab, menurutnya, sebuah informasi mengenai pemberitaan haruslah ditulis atau disiarkan tanpa saling menghujat atau saling menjatuhkan. Karenanya, dengan pemberitaan kebijakan yang tepat, mampu merubah Bangsa Indonesia dan Kota Surabaya menjadi lebih baik.

“Informasi sangat luar luar biasa, bagaimana kita menyaring? Ketika kelak kalian menjadi wartawan, berikan berita yang mendidik. Mengkritik pemerintah atau siapa pun boleh, tapi ucapkan (tulislah) dengan cara yang santun, bukan untuk menghujat atau menjatuhkan,” ungkap dia.

Oleh karena itu, ia berharap melalui pelaksanaan prosesi Wisuda STIKOSA – AWS ke – 26, mampu menumbuhkan generasi penerus di dunia media. “Selamat atas wisudanya dan semoga selalu jaya untuk STIKOSA – AWS. Saya yakin, STIKOSA – AWS akan mengeluarkan berbagai karya yang mendidik dan merubah Kota Surabaya menjadi kota yang berkarakter,” pungkasnya. (Q cox)

Reply