Wabup Kartika Masuk Bursa Pilwali Surabaya 2020, Ini Respon Akademisi dan Politisi

SURABAYA (Suarapubliknews) – Munculnya nama Kartika Hidayati Wabup Lamongan dalam bursa Calon Wali Kota Surabaya untuk Pilkada tahun 2020, ternyata spontan direspon praktisi akademisi Unair Suko Widodo dan Taufikurrahman politisi senior PKB.

Menurut Suko Widodo dosen Fisip Unair Surabaya, Kota Surabaya membutuhkan walikota yang berkelas. Kehadiran calon walikota yang memiliki kapasitas mumpuni amat diperlukan. Dianggap mumpuni jika punya visi, pengalaman dan dukungan sosial memadai.

“Sejauh ini Surabaya terbuka masyarakatnya. Sehingga dari manapun asalnya kandidat gak masalah, sepanjang punya visi pengalaman dan memiliki basis dukungan sosial,” ucap Suko kepada media ini. Rabu (03/07/2019)

Terkait sosok Kartika Hidayati yang saat ini menjabat Wakil Bupati Lamongan, Suko mengatakan jika dari aspek personal sangat punya kapasitas. “Pengalaman punya, karena selain sebagai wakil bupati juga pernah menjadi wakil rakyat,” katanya.

“Posisinya sebagai pengurus Muslimat, sangat mungkin mendapat dukungan memadai di Surabaya,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan H. Taufikurrachman Saleh, SH., M.Si, politisi senior PKB yang pernah menduduki posisi penting, diantaranya Mantan wakil ketua DPRD Surabaya, ketua fraksi PKB DPR-RI periode 2004-2009 sekaligus Ketua Komisi V DPR-RI di periode yang sama.

“Kartika cocok mengganti risma, berpengalaman lebih matang juga wawasannya luas. Leadership yang mantap daya ambisi kuat berani,” tandas Ketua IV GP Ansor Jatim 1984-1986 ini. (q cox)

Reply