Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Masyarakat Meramaikan Event Tjap Toendjoengan dan SFF di Momen HJKS ke-730

SURABAYA (Suarapubliknews) – Wali Kota Eri Cahyadi menghadiri pembukaan Tjap Toendjoengan di Pakuwon City Mal, Senin (1/5/2023) malam. Dalam pembukaan Tjap Toendjoengan kali ini, Wali Kota Eri Cahyadi juga didampingi oleh Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyampaikan banyak terima kasih kepada APPBI Jatim telah menggelar kembali Tjap Toendjoengan setelah dua tahun terakhir sempat terhenti akibat Covid-19. Wali Kota Eri mengatakan, meskipun Tjap Toendjoengan sempat ditunda selama pandemi, masyarakat yang hadir tampak antusias dan memenuhi event tahunan ini.

“Tjap Toendjoengan ini selalu diadakan oleh Pakuwon City Mal setiap tahun sekali, bersamaan menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Tahun ini dibuka kembali, antusias warga sangat luar biasa, ada yang dari Banyuwangi dan masih banyak lainnya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi usai membuka event Tjap Toendjoengan.

Dalam pembukaan Tjap Toendjoengan, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, dalam kesempatan ini Ketua APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi juga membuka Surabaya Shopping Festival (SSF) mulai 1-31 Mei 2023 di 19 pusat perbelanjaan atau mal di Kota Pahlawan.

Wali Kota Eri Cahyadi mengajak masyarakat di seluruh Jawa Timur, untuk datang ke Surabaya meramaikan HJKS ke-730 dan event-event di Kota Pahlawan. Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan, di momen HJKS ini lah menjadi kesempatan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya.

“Tahun ini Pak Sutandi menargetkan Rp 15 triliun, insya allah dengan melihat antusiasme warga sebanyak ini, itu akan tercapai. Matur nuwun Pak Sutandi telah memperingati dan menyambut HJKS kali ini dengan Tjap Toendjoengan dan SSF-nya,” ujar Wali Kota Eri.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi menjelaskan, bagi warga Surabaya yang ingin datang ke Tjap Toendjoengan bisa menggunakan transportasi publik Suroboyo Bus. Bahkan Cak Eri juga akan kembali lagi ke Tjap Toendjoengan bersama keluarganya untuk menikmati kuliner di malam hari.

“Makanan nostalgia ada bebek hitam, ada cumi hitam, ada lagi mie Bandung yang mengingatkan saya dengan istri saya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi menambahkan, di Tjap Toendjoengan ada 59 tenan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan berbagai kuliner. Mula dari makanan dan minuman, ada di Tjap Toendjoengan selama 1 – 30 Mei 2023.

“Satu bulan penuh, APPBI Jatim menggelar Tjap Toendjoengan dan SSF. Masyarakat bisa memanfaatkan event ini, karena ada diskon besar-besaran pada bulan ini,” pungkasnya. (Q cox)

Reply