Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Kelurahan Jadi Ujung Tombak Pelayanan Pemkot

SURABAYA (Suarapubliknews) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus melakukan pertemuan dengan lurah dan camat di Kota Surabaya. Setelah sebelumnya memberikan pengarahan kepada para lurah dan camat di wilayah Surabaya Utara dan Surabaya Barat, kini giliran Wali Kota Eri memberikan pengarahan kepada lurah dan camat di wilayah Surabaya Selatan yang digelar di kantor Kecamatan Gayungan, Rabu (17/3/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan lurah dan camat itu adalah pilihan Gusti Allah yang harus dijaga amanahnya. Bahkan, ia juga yakin bahwa tidak mungkin diberi jabatan lurah dan camat apabila tidak punya kelebihan, sehingga dia berharap para lurah dan camat itu bekerja dari hati demi warga Surabaya.

“Sebagai seorang pemimpin, kita harus memikirkan umat kita atau warga kita, sebagaimana Rasulullah ketika hendak wafat, beliau masih memikirkan umatnya. Ummati, ummati, ummati, bagaimana nasib umatku. Makanya, kita harus dekat dengan warga, turun ke bawah melihat kebutuhan umat kita apa?” kata Cak Eri.

Apalagi, ia juga memastikan bahwa kelurahan ke depannya akan menjadi ujung tombak pelayanan Pemkot Surabaya kepada warganya. Makanya, ke depan di kelurahan akan diletakkan satu staf Dispendukcapil dan staf Dinas Sosial, sehingga ketika ada warga yang tanya tentang pelayanan kependudukan bisa langsung tanya ke staf Dispendukcapil itu, begitu juga ketika ada warga yang tanya tentang bidang sosial, maka staf Dinas Sosial itu yang akan menjelaskan.

“Saya ingin kelurahan jadi ujung tombak pelayanan Pemkot Surabaya, sehingga saya berharap tahun depan semua pelayanan cukup di kelurahan, tidak perlu ke Siola,” ujarnya.

Di samping itu, ia kembali mengingatkan lurah dan camat itu untuk mendata warganya hingga detail. Sebab, itu akan memudahkan pemkot dalam memasukkan ke data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

“Tolong dicek lagi pendapatannya perkeluarga berapa, sehingga nanti mereka bisa dimasukkan ke dalam desil 1, desil 2, dan 3. Karena cita-cita saya, setiap keluarga nanti punya penghasilan Rp 7 juta,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia pun meminta tolong kepada lurah dan camat itu untuk selalu dekat dengan warganya, supaya tahu kondisi yang terjadi di bawah. Ia pun yakin para lurah dan camat itu bisa melakukan itu karena merupakan pilihan Gusti Allah.

“Karena sudah dipilih oleh Gusti Allah, maka kita ahrus gunakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Cak Eri juga mempersilahkan kepada para lurah dan camat itu untuk menemuinya dan menyampaikan berbagai masalahnya di ruang kerjanya Balai Kota Surabaya. Bahkan, ia menyampaikan ruang kerjanya terbuka untuk mereka, sebab mereka semua adalah keluarga besar Pemkot Surabaya.

“Ruangan saya di Balai Kota selalu terbuka, silahkan kalau mau menyampaikan langsung kepada saya. Semakin banyak permasalahan masyarakat yang saya ketahui, maka akan semakin banyak pula permasalahan yang bisa kita carikan solusinya bersama-sama,” pungkasnya. (q cox)

Reply