Wali Kota Eri Tegaskan soal Pelarangan Sekolah Menarik Biaya Apapun ke Siswa dari Keluarga MBR

SURABAYA (Suarapubliknews) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, tetap berkomitmen dengan kebijakan soal pendidikan gratis bagi siswa di sekolah negeri dan swasta, terutama dari jalur mitra warga dan telah masuk dalam daftar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut Wali Kota Surabaya, sudah ada kerjasama dengan Pemkot Surabaya, bahwa murid yang masuk dalam daftar MBR Kota Surabaya, maka dia tidak ada lagi biaya, karena semuanya ditanggunng oleh Pemkot Surabaya.

Namun Wali Kota Eri masih mendapatkan laporan jika masih ada sekolah swasta membebani biaya kepada murid dari jalur mitra warga dan telah tercatat sebagai MBR di Pemkot Surabaya.

“Dan ternyata masih ada laporan kalau siswa dari MBR dan telah masuk dalam data masih dimintai uang gedung, maka hari ini saya perintahkan Dinas Pendidikan dan MKKS dengan sekolah swasta untuk memikirkan bagaimana. Karena kita sudah membuat kesepakatan, sehingga kalau masih ada sekolah seperti ini harus bagaimana,” ucap Eri. Senin (16/08/2021)

Terkait kejadian ini, Eri mengatakan jika tidak ada yang sempurna. Tetapi jika ada kejadian seperti tersebut diatas harus dijadikan pembelajaran. “Jangan sampai terulang lagi di sekolah-sekolah yang lain, karena telah menjadi kesepakatan bersama,” tegas mantan Kepla Bappeko Kota Surabaya ini.

Eri berharap kepada seluruh warga Surabaya yang telah tercatat dalam daftar MBR, yang putra/putri nya masuk melalui jalur mitra warga Dispendik, dan ternyata masih dimintai biaya apapun tolong segera hubungi Pemkot. Atau melalui aplikasi atau juga hubungi langsung MKKS.

“Saya berharap semua gotong royong, bahu membahu untuk memajukan pendidikan di Kota Surabaya. Soal kapasitas guru dan lain lain menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya. Jangan lagi pendidikan ini terbebani lagi dengan biaya,” pungkas politisi PDIP ini. (q cox)

Reply