Wujudkan Indonesia Maju, Pelindo III Gelar Raker Bersama 5 Kementerian dan 8 Gubernur

SURABAYA (Suarapubliknews) – Usai berhasil capai produksi sebesar 2-5% dari target di tahun 2019, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III kembali melakukan rapat kerja (raker) untuk mengevaluasi capaian 2019 serta menyusun target dan rencana kerja baru di tahun 2020, Senin (2/12/2019).

Di Rapat kerja bertajuk sinergi nasional menuju Indonesia maju ini, Pelindo III turut menghadirkan perwakilan pemerintah daerah dari delapan provinsi yang menjadi wilayah kerja Pelindo III (Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, NTB, NTT dan DIY) serta pemerintah pusat dari 5 Kementerian (ESDM, Pertanian, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Kemenko Kemaritiman) dan Kejaksaan untuk meningkatkan sinergritas kerja dengan pemerintah daerah di wilayah kerja Pelindo III.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengapresiasi capaian Pelindo III di tahun 2019 ini yang rata-rata tercapai di atas target 2-5%. Di tahun depan ada beberapa hal strategis yang harus dicapai antara lain pengembangan pelabuhan baru dan kawasannya yaitu Pelabuhan Bajo dan Santong, Program Human Capital Global Standard Talent melalui integrated talent management and learning management, digitalisasi port industry 4.0, modernisasi alat fasilitas pelabuhan, sinergi dalam rangka ketahanan energi dan yang tak kalah penting yaitu holding BUMN Maritim dan Pelindo Incorporated.

“Tentunya yang saya harapkan dari pertemuan ini untuk menyamakan persepsi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan BUMN sebagai lokomotif pembangunan sehingga dapat melangkah lebih cepat dan kerja lebih optimal,” imbuh Doso Agung.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang hadir sebagai salah satu pembicara menyebutkan bahwa ia menginginkan pelabuhan lebih terakses dengan baik, tidak ribet, tidak berbelit-belit, sehingga kegiatan ekspor lebih nyaman untuk melakukan akselerasi.

“Saya bersama jajaran gubernur maupun bupati akan menggenjot ekspor. Target ekspor kita tiga kali lipat dari sekarang ini dengan margin yang sangat besar. Salah satu yang saya harapkan dari pertemuan ini, Pelindo harus mampu memacu energi baru agar proses-proses di pelabuhan itu aman, berdasarkan aturan tapi tidak ribet, online system juga harus dibuka agar akselerasinya bisa lebih cepat,” pungkasnya.

Disela-sela acara, Doso Agung menyebut raker kali ini menghadirkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk bagaimana akselerasi ekspor tiga kali lipat dapat terwujud.

“Pada tahun 2020 kami harap investasi dan program kerja dapat terserap dan terlaksana sesuai sasaran. Kami juga memiliki IT yang terintegrasi di seluruh pelabuhan nantinya kami bisa join supaya kemudahan ekspor dapat terwujud. Selama ini ekspor kita terkendala dokumen, kapal, container. Dengan adanya data yang disampaikan Menteri Pertanian, kita bisa tahu per wilayah/kabupaten kemampuan ekspornya sehingga bisa memudahkan kita dalam upaya meningkatkan ekspor,” ujarnya. (q cox)

Reply