Dukung KPK, Aksi Sejuta Tanda Tangan Bakal Digelar Warga Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Polemik di pemerintahan pusat terkait keberadaan Komisi Anti Rasuah dengan label Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini sedang dipersoalkan oleh DPR RI melalui hak angket, mulai direspon oleh masyarakat Kota Surabaya.

Beberapa perwakilan elemen masyarakat se Kota Surabaya berkumpul di salah satu kedai kopi di jl Kayoon Surabaya untuk merencanakan aksi pengumpulan ‘Sejuta  Tanda Tangan’ guna mendukung eksistensi dan kinerja KPK.

Penanggung jawab aksi M Sholeh dengan tegas mengatakan bahwa saat ini DPR RI sedang dalam upaya pelemahan, pengebirian sampai ke pembubaran.

“Diakui maupun tidak, keberadaan dan kinerja KPK sejauh ini lebih baik jika dibandingkan dengan aparat hukum lainnya, jadi harus dipertahankan dan didukung, sementara yang sedang dilakukan oleh para wakil rakyat saat ini justru sebaliknya, yakni melemahkan bahkan ada indikasi untuk membubarkan, ucapnya kepada Suarapublikbews.net, Minggu (16/72017)

Pengacara asal Kota Surabaya yang namanya melejit sejak kasus gugatannya terkait UU Pemilu suara terbanyak ini menilai bahwa DPR adalah wakil rakyat, dan kini saatnya rakyat menyampaikan suaranya.

“Aksi ini murni atas nama rakyat, tidak ada kaitannya dengan organisasi apapun apalagi partai, jadi undangan kami juga kepada masing-masing individu,” jelasnya.

Oleh karenanya, Sholeh meminta kepada aparat keamanan di Kota Surabaya untuk tidak khawatir dengan gerakan rakyat yang bakal dilakukan, karena tidak ada potensi mengganggu keamanan dan lalu lintas.

“Aksi ini akan berlangsung di pinggir jalan, bahkan diupayakan masuk dalam beberapa area publik seperti taman dan sebagainya, jadi tidak akan menutup jalan,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Kusnan yang didaulat menjadi koordinator aksi, bahwa anggota masyarakat yang bakal dilibatkan dalam aksi ini tidak akan membawa pesan politik apalagi yang berkaitan dengan SARA.

“Kami hanya akan menunjukkan kepada seluruh elemen pemerintahan di negeri ini, bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak akan bisa meninggalkan peran KPK, maka sudah selayaknya keberadaannya harus didukung dan dipertahankan, bukan malah sebaliknya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Kusnan juga mengatakan jika aksinya ini akan dilakukan benerapa hari mulai besok Senin (17/7/2017) di Taman Bungkul Surabaya pukul 12.00 wib.

“Kami akan siapkan kain dan alat tulis yang cukup untuk memenuhi jumlah satu juta tanda tangan, setelah terpenuhi, aksi ini akan kami lanjutkan ke Jakarta,” pungkasnya. (q cox)

Reply