Puluhan Model Kenalkan “Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri” di Taman Sekartaji

KEDIRI (Suarapubliknews.net) – Acara Dhoho Street Fashion 3rd yang digelar Dekranasda Kota Kediri memperkenalkan Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri dengan tema “Mengikat Kediri. Yang muda yang menenun”.

Puluhan model mengenakan kreasi tenun ikat dari desainer-desainer cilik SMKN 3 Kediri dan beberapa desainer lain asal Kota Kediri di acara Fashion Show yang diselenggarakan di Taman Sekartaji Kota Kediri ini.

Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap kain tenun khas Kota Kediri bisa dikenal dan digunakan masyarakat luas untuk pakaian sehari-hari.

“Semoga acara tersebut bisa dinikmati masyarakat dan tahun depan, di Dhoho Street Fashion 4 akan menjadi lebih meriah lagi,” ucap Bunda Fey-sapaan akrab Ferry Sylviana Abu Bakar. Jumat (15/12/2017)

Salah satu penggiat tenun ikat di Kota Kediri bernama Siti Rukayah sempat menceritakan bahwa Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri awalnya hanya tenun berupa sarung goyor dengan motif lurik saja,.

Namun mulai tahun 70 an motifnya semakin beragam dengan adanya mesin penenun. Meskipun hadirnya mesin tenun ini membuat khawatir penenun konvensional.

“Kita coba cari ide dan mulai berkreasi membuat tenun yang tidak bisa dibuat dengan mesin dan Tenun Ikat Bandar Kidul inilah hasilnya. Semakin berkembangnya jaman, motif kita juga semakin dikreasikan agar produk kita bisa dinikmati masyarakat dengan nyaman,” Ujarnya.

Dia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri yang telah dan selalu memfasilitasi berbagai pameran. “Kami diberikan fasilitas pameran dimana saja sampai tenun ikat Bandar Kidul saat ini dikenal hingga luar negri,” jelasnya.

Bahkan pada bulan Februari 2018 mendatang, Tenun Ikat Bandar Kidul akan dibawa pameran di Amerika. Selain Amerika, saat ini negeri sakura Jepang juga tengah melirik kreatifitas dari tenun ikat khas dari Kota Kediri ini.

“Kita ditawari untuk ke Jepang dan mencoba membuat desain pakaian kimono menggunakan kain Tenun Ikat Bandar Kidul,” tambah Siti Rukayah.

Pagelaran busana ini dihadiri oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Kapolresta Kediri Anthon Haryadi, Kajari Kota Kediri Martini, Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Sylviana Abu Bakar, OPD terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri dan Trenggalek, Penggiat Tenun Ikat Siti Rukayah dan masyarakat Kota Kediri.(q cox, Iwan)

Reply