Puti G Soekarno: Merdeka-lah dengan Gaya-mu, Tapi Jangan Lupakan Budaya-mu

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Sosok Puti Guntur Soekarno yang memiliki nama lengkap Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, kini terus menjadi perbincangan di masyarakat, terbukti dengan pencarian di Google yang mencapai belasan juta.

Alasannya memang remeh, ingin lebih mengenal sosok cucu Bung Karno yang saat ini didaulat DPP PDIP menjadi pendamping Saifullah Yusug (Gus Ipul) sebagai pasangan calon di Pilgub Jatim 2018.

Pasalnya, tak banyak masyarakat yang mengenal, siapa sebenarnya Puti yang tiba-tiba namanya muncul dan menjadi pengganti nama Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi sebagai Bacawagub besutan PKB dan PDIP.

Menanggapi hal ini, Puti mengatakan bahwa karir politiknya saat ini lebih kepada suratan takdir, dan dirinya sebagai kader PDIP telah dipercaya dan ditunjuk oleh Ketum PDIP untuk majalankan tugas partai sebagai Bacawagub Jatim di Pilkada Jatim 2018.

Namun dia juga meminta agar masyarakat tidak hanya mengenal dirinya sebagai cucu Bung Karno sang proklamator sekaligus Presiden Ri pertama, karena sebagai bagian dari anak bangsa juga ingin mengaktualisasikan diri.

“Jangan hanya mengenal saya hanya sebagai cucu Bung Karno, tetapi bagaimana saya bisa mengaktualisasikan diri saya untuk masyarakat, bangsa dan negara ini, utamanya di jatim, karena saya telah menyampaikan program saya kepada Gus Ipul,” ucapnya 18 jam lalu, saat di wawancara langsung oleh Faceboker dan di unggah langsung.

Terkait maraknya berita HOAX, Istri Joy Kameron asal Kota Surabaya ini juga menyadari bahwa pesatnya perkembangan penggunaan media sosial dan teknologi tidak bisa dicegah di era milenial saat ini, oleh karenanya pemerintah harus memiliki sistem yang bisa menangkalnya.

“Terutama soal berita hoax, pornografi, dan pedofilia, oleh karenanya hal ini juga akan menjadi salah satu target program kami, agar jatim menjadi wilayah yang mempunyai peradaban dan kebudayaan,” tegasnya.

Ini pesan khusus dari Puti G Soekarno untuk kawula muda di di jatim. “Buat anak muda di jatim, MERDEKA LAH DENGAN GAYA MU, TETAPI JANGAN LUPAKAN BUDAYA MU,” pungkasnya. (q cox)

Reply