ZHENGZHOU (China) ~ Produsen kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) asal Tiongkok, BYD, menghadirkan Di-Space, sebuah museum sains yang didedikasikan untuk edukasi teknologi kendaraan ramah lingkungan. Berlokasi di Distrik Erqi, Zhengzhou, Di-Space menjadi salah satu museum sains pertama di dunia yang secara khusus membahas teknologi NEV dengan pendekatan imersif berbasis pengalaman publik.
Di-Space yang diresmikan pada 2024 ini menempati area pameran seluas 15.000 meter persegi, ditambah area luar ruang sekitar 8.500 meter persegi. BYD menginvestasikan sekitar 200 juta yuan untuk menghadirkan fasilitas ini sebagai bagian dari pengembangan ekosistem energi barunya.
President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan Di-Space dirancang bukan sekadar sebagai museum, melainkan sebagai ruang edukasi publik yang menjembatani pemahaman masyarakat terhadap teknologi kendaraan energi baru.
“Di-Space kami rancang sebagai ruang publik yang menempatkan sejarah, sains, dan inovasi NEV agar mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Literasi teknologi menjadi kunci dalam mempercepat adopsi kendaraan energi baru,” ujarnya.
Museum ini menghadirkan empat lantai ruang pameran yang dikurasi sebagai perjalanan kronologis perkembangan teknologi transportasi. Lantai pertama menampilkan evolusi energi dalam industri otomotif, termasuk perjalanan BYD sejak memperkenalkan mobil konsep listrik pertamanya pada 2004 hingga inovasi kendaraan listrik terkini.
Pada lantai kedua dan ketiga, pengunjung diajak memahami proses manufaktur serta teknologi inti yang dikembangkan BYD, seperti Blade Battery, e⁴ Platform, sistem suspensi cerdas Yun Nian, dan teknologi Dual Mode generasi kelima. Salah satu instalasi utama adalah Patent Waterfall yang menampilkan lebih dari 10.000 paten BYD, sebagai gambaran peran riset dan pengembangan dalam industri NEV.
Sementara itu, lantai keempat difungsikan sebagai ruang pembelajaran sains yang terbuka bagi berbagai kelompok usia. Area kelas dan ruang multifungsi disiapkan untuk kegiatan edukasi pelajar, diskusi komunitas, hingga program literasi teknologi.
Selain ruang pameran, Di-Space juga dilengkapi plaza dan aula multifungsi untuk kegiatan seni dan komunitas, serta area visualisasi naked-eye 3D yang menampilkan evolusi teknologi NEV. Fasilitas showroom turut dihadirkan untuk memperlihatkan berbagai model kendaraan BYD sebagai bagian dari pengalaman edukasi yang menyeluruh.
Melalui Di-Space, BYD menegaskan pendekatan pengembangan kendaraan energi baru yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada edukasi publik dan keterbukaan teknologi. Langkah ini mencerminkan upaya perusahaan dalam mendorong pemahaman masyarakat terhadap transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan. (q cox, tama dini)












