BisnisNasional

Hyundai Catat Pendapatan Tertinggi pada Kuartal I 2026, Penjualan Hybrid dan EV Jadi Penopang

99
×

Hyundai Catat Pendapatan Tertinggi pada Kuartal I 2026, Penjualan Hybrid dan EV Jadi Penopang

Sebarkan artikel ini

SEOUL (Suarapubliknews) ~ Hyundai Motor Company mencatat pendapatan kuartal pertama tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada periode Januari–Maret 2026. Kinerja tersebut didorong kuatnya penjualan kendaraan hybrid dan elektrifikasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Global PR Hyundai Motor Company, Seohyeon Kim, menyebut pencapaian tersebut menunjukkan penguatan strategi elektrifikasi Hyundai di pasar global. “Hyundai membukukan pendapatan sebesar KRW 45,94 triliun atau tumbuh 3,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut ditopang penjualan kendaraan bernilai tinggi, khususnya hybrid electric vehicle (HEV) dan kendaraan listrik (EV),” katanya dalam keterangan pers.

Namun demikian, laba operasional Hyundai turun 30,8 persen menjadi KRW 2,51 triliun akibat dampak tarif Amerika Serikat, sementara laba bersih turun 23,6 persen menjadi KRW 2,58 triliun.

Sepanjang kuartal pertama 2026, Hyundai mencatat penjualan wholesale global sebanyak 976.219 unit atau turun 2,5 persen dibanding tahun lalu. Meski penjualan global sedikit menurun akibat perlambatan permintaan dan ketidakpastian geopolitik, Hyundai justru berhasil meningkatkan pangsa pasar global dari 4,6 persen menjadi 4,9 persen.

Di pasar Amerika Serikat, pangsa pasar Hyundai juga naik dari 5,6 persen menjadi 6 persen, menunjukkan penguatan posisi kompetitif perusahaan di pasar strategis tersebut. Penjualan Hyundai di luar Korea Selatan tercatat mencapai 817.153 unit, sementara pasar domestik Korea membukukan 159.066 unit.

Hyundai menyebut kendaraan elektrifikasi menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan pada awal 2026. Penjualan EV Hyundai naik 14,2 persen menjadi 242.612 unit dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, penjualan kendaraan listrik murni mencapai 58.788 unit, sedangkan kendaraan hybrid menyentuh 173.977 unit.

Secara keseluruhan, kendaraan elektrifikasi kini menyumbang 24,9 persen dari total penjualan global Hyundai, sementara HEV berkontribusi 17,8 persen. Hyundai menyebut capaian tersebut menjadi rekor kuartalan tertinggi perusahaan sekaligus mempertegas posisi mereka dalam industri elektrifikasi global.

Selain mencatat pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi, Hyundai juga mengumumkan pembagian dividen kuartalan sebesar KRW 2.500 per saham biasa sebagai bagian dari kebijakan ramah pemegang saham.

Perusahaan menegaskan akan terus mendorong pertumbuhan jangka panjang melalui peluncuran sejumlah model baru utama sepanjang 2026. Di saat bersamaan, Hyundai juga memperkuat strategi mitigasi risiko dan disiplin internal perusahaan melalui peninjauan anggaran berbasis nol.

Hyundai menilai strategi tersebut penting untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah tekanan pasar global dan percepatan transformasi industri otomotif menuju kendaraan bebas emisi. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *