BisnisPeristiwa

PIBACC 2026 UK Petra Dorong Transformasi Bisnis Berkelanjutan Global

92
×

PIBACC 2026 UK Petra Dorong Transformasi Bisnis Berkelanjutan Global

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Universitas Kristen Petra kembali menggelar Petra International Business and Accounting Conference (PIBACC) 2026 sebagai forum internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, hingga pelaku industri dari berbagai negara untuk membahas masa depan ekonomi global yang lebih berkelanjutan.

Konferensi internasional yang berlangsung pada 22–23 Mei 2026 tersebut mengangkat tema “Sustainable Business Transformation: Integrating ESG, Innovation, and Accountability for the Future Economy”. Fokus utama pembahasan mencakup integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), inovasi, serta akuntabilitas dalam dunia usaha modern.

PIBACC 2026 menjadi ruang diskusi ilmiah mengenai bagaimana dunia bisnis saat ini tidak lagi hanya dinilai dari keuntungan finansial, tetapi juga dari kepedulian terhadap lingkungan dan dampak sosial yang dihasilkan perusahaan.

Head of Scientific Committee PIBACC 2026, Saarce Elsye Hatane, mengatakan konferensi tahun ini menjadi edisi ketiga sejak pertama kali digelar. “Tahun ini, PIBACC sudah memasuki edisi ketiganya. Sejak awal, PIBACC dirancang sebagai wadah diskusi bagi para akademisi, tokoh industri, pembuat kebijakan, dan praktisi untuk menjawab berbagai tantangan dunia melalui sudut pandang berbagai bidang ilmu,” ujarnya.

Sebanyak sekitar 151 artikel ilmiah mengikuti PIBACC 2026 dengan peserta berasal dari berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara seperti Malaysia, Inggris, Filipina, Australia, dan Rusia. Sementara pembicara dan reviewer dalam konferensi ini juga berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pada sesi plenary session yang digelar di Auditorium Gedung Q Kampus UK Petra, enam pembicara internasional hadir membahas tantangan transformasi bisnis berkelanjutan.

Saarce menjelaskan bahwa PIBACC 2026 menyoroti pentingnya para profesional bisnis dan akuntansi untuk beradaptasi terhadap tantangan keberlanjutan global, perubahan regulasi, hingga meningkatnya tuntutan para stakeholder.

“Melalui tema ini, kami berfokus pada pentingnya para profesional di bidang bisnis dan akuntansi untuk segera beradaptasi dengan tantangan keberlanjutan global, perubahan regulasi, serta tuntutan para stakeholders yang kian meningkat,” katanya.

PIBACC juga membahas bagaimana prinsip ESG dapat dipadukan dengan inovasi teknologi, sistem organisasi, dan akuntabilitas untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi dunia bisnis.

Head of Organizing Committee PIBACC 2026, Retno Ardianti, mengatakan konferensi ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor. “PIBACC 2026 berkomitmen untuk menjembatani dunia akademik, industri, dan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, para peserta juga mendapat peluang untuk menerbitkan artikel ilmiah mereka pada jurnal akademik bereputasi internasional sehingga hasil diskusi dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

UK Petra menilai PIBACC 2026 menjadi bukti bahwa arah masa depan ekonomi global mulai bergerak menuju bisnis yang lebih hijau, inovatif, dan bertanggung jawab. Melalui forum tersebut, para akademisi dan praktisi diharapkan dapat bersama-sama merancang peta jalan bisnis berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

PIBACC 2026 sekaligus mempertegas peran UK Petra dalam mendorong kolaborasi internasional dan pengembangan ilmu bisnis berbasis keberlanjutan di tingkat global. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *