OlahragaPeristiwaPolitik

Ketua DPRD Surabaya Buka Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota 2026, Targetkan Regenerasi Atlet Juara

125
×

Ketua DPRD Surabaya Buka Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota 2026, Targetkan Regenerasi Atlet Juara

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – Semangat pembinaan olahraga kembali menggema di Kota Pahlawan. Ketua DPRD Surabaya yang juga Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, resmi membuka Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota Surabaya 2026 di Lapangan Thor, Jalan Indragiri, Surabaya, Sabtu (30/5/2026).

Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut diikuti ratusan atlet pelajar maupun peserta umum dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Beragam nomor pertandingan dipertandingkan dalam ajang ini, mulai dari tolak peluru, lompat jauh, hingga nomor lari 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 2.000 meter, dan 5.000 meter.

Dalam sambutannya, Syaifuddin menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar bagian dari perayaan HJKS, melainkan langkah konkret dalam mempersiapkan atlet-atlet Surabaya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berjenjang dan berkelanjutan menjadi kunci penting untuk menjaga tradisi prestasi atletik Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di Jawa Timur.

“Kami ingin terus melahirkan prestasi dan mempersiapkan atlet-atlet yang nantinya memperkuat Surabaya dalam ajang Porprov. Semangat para atlet harus terus dijaga agar capaian yang selama ini diraih bisa dipertahankan,” ujar Syaifuddin.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti pertandingan, mengingat rangkaian kejuaraan masih akan berlangsung pada hari-hari berikutnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi. Sejak pagi, para atlet memadati area Lapangan Thor untuk mengikuti berbagai nomor pertandingan sesuai kelompok usia masing-masing. Tidak hanya tingkat SMA, sejumlah peserta dari jenjang SMP juga turut ambil bagian.

Syaifuddin menilai Piala Wali Kota memiliki fungsi strategis sebagai sarana penjaringan sekaligus regenerasi atlet. Ia menyebut Surabaya memiliki tradisi kuat di cabang atletik, khususnya nomor lari, yang selama ini kerap menyumbang medali pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Meski fasilitas olahraga di Surabaya dinilai cukup memadai, ia menekankan pentingnya sinergi antara PASI, sekolah, dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga serta Pariwisata dalam memperkuat pembinaan atlet usia dini.
Ke depan, pihaknya mendorong lebih banyak kompetisi atletik digelar di lingkungan sekolah agar potensi atlet muda dapat terdeteksi sejak awal.

Menurutnya, Surabaya tidak hanya harus dikenal sebagai kota modern dan Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai kota yang mampu melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga.

“Regenerasi harus terus berjalan. Kita ingin muncul atlet-atlet baru yang mampu melanjutkan prestasi pendahulunya dan membawa nama Surabaya berjaya di Porprov, bahkan hingga tingkat nasional,” tegasnya. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *