JAKARTA (Suarapubliknews) ~ LEPAS memperkuat posisinya sebagai lifestyle brand melalui kolaborasi strategis dengan Jakarta Fashion Week (JFW) 2027. Langkah ini menjadi upaya LEPAS untuk mempertemukan dunia otomotif, fashion, dan gaya hidup modern dalam satu ekosistem yang mengedepankan kreativitas, desain, dan inovasi berkelanjutan.
Vice Country Director LEPAS Indonesia Temmy Wiradjaja bersama jajaran manajemen LEPAS menghadiri peluncuran kolaborasi tersebut dalam acara Designers’ Soirée yang menjadi bagian dari rangkaian Jakarta Fashion Week 2027. Acara tersebut juga dihadiri Chairman Jakarta Fashion Week Svida Alisjahbana serta President Director Chery Group Indonesia Zeng Shuo.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengatakan bahwa mobilitas saat ini telah berkembang menjadi bagian dari cara individu mengekspresikan diri, sama halnya dengan dunia fashion yang terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.
“Kami melihat mobilitas, seperti halnya mode, sebagai bagian dari cara individu mengekspresikan diri. Ketika dunia fashion terus berkembang dan mendefinisikan ulang gaya, kami juga berupaya menghadirkan pendekatan baru terhadap mobilitas yang lebih berkelanjutan, relevan, dan selaras dengan gaya hidup modern,” ujarnya.
Menurut Zeng, LEPAS hadir di Indonesia dengan visi menjadi merek kendaraan elektrifikasi yang progresif sekaligus dekat dengan kebutuhan generasi modern. Nama LEPAS sendiri merepresentasikan kebebasan untuk terus bergerak, berinovasi, dan menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kolaborasi dengan Jakarta Fashion Week dinilai menjadi langkah strategis karena kedua industri memiliki titik temu yang kuat pada aspek desain, kreativitas, dan pengalaman pengguna. Melalui Designers’ Soirée, para desainer dan pelaku industri kreatif diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai tren, inspirasi karya, hingga hubungan antara desain dan gaya hidup modern.
LEPAS juga memanfaatkan momentum Jakarta Fashion Week 2027 yang akan berlangsung pada 26 Oktober hingga 1 November 2026 untuk memperkenalkan filosofi desainnya kepada generasi urban. Bagi segmen ini, kendaraan tidak lagi dipandang sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari identitas dan ekspresi diri.
Dalam pengembangannya, LEPAS mengusung konsep “leopard aesthetic” sebagai DNA desain yang diterapkan pada lini produknya. Salah satunya adalah LEPAS L8 PHEV yang dirancang dengan karakter elegan, tenang, dan berorientasi pada kenyamanan, sehingga cocok mendukung aktivitas profesional muda maupun perjalanan jarak jauh. Sementara LEPAS E4 EV hadir dengan karakter lebih dinamis dan ekspresif yang menyasar konsumen dengan gaya hidup aktif dan progresif.
Bagi LEPAS, desain bukan hanya soal tampilan visual, melainkan juga bagaimana menghadirkan pengalaman berkendara yang intuitif, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan semangat Jakarta Fashion Week yang mengedepankan konsep design with purpose, yakni kreativitas dan estetika yang memiliki tujuan lebih besar dari sekadar penampilan.
Melalui kolaborasi ini, LEPAS berharap dapat memperluas kedekatan dengan konsumen modern sekaligus mempertegas identitasnya sebagai brand yang berada di persimpangan antara mobilitas masa depan dan gaya hidup kontemporer. Kehadiran LEPAS tidak hanya menawarkan teknologi kendaraan elektrifikasi, tetapi juga pengalaman yang lebih personal, stylish, dan relevan dengan dinamika kehidupan urban saat ini. (feb, tama dini)












