Peristiwa

Himaprodi Tata Rias Unesa Studi Banding ke Universitas Adi Buana, Pelajari Pembinaan Mahasiswa hingga Strategi Raih Prestasi

81
×

Himaprodi Tata Rias Unesa Studi Banding ke Universitas Adi Buana, Pelajari Pembinaan Mahasiswa hingga Strategi Raih Prestasi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) S1 Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan studi banding ke Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK) Universitas Adi Buana.

Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi kemahasiswaan, pengembangan program kerja, hingga strategi pembinaan mahasiswa yang berhasil mengantarkan Program Studi PVKK meraih prestasi di tingkat regional.

Ketua Program Studi PVKK Universitas Adi Buana, Dr. Yunus Karyanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Program Studi PVKK merupakan program studi vokasional yang memiliki tiga konsentrasi, yakni Beauty Industry, Fashion Design, Professional Culinary.

Selain membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan keterampilan sesuai bidangnya, ketiga konsentrasi tersebut juga mendorong mahasiswa aktif dalam organisasi, kompetisi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurut Yunus, kunjungan Himaprodi Tata Rias Unesa lebih difokuskan pada kegiatan sharing mengenai pembinaan organisasi kemahasiswaan, mulai dari penyusunan program kerja, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi agar setiap program dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Program kerja himpunan mahasiswa bukan hanya sekadar menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga harus mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memberikan manfaat bagi mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, setiap perguruan tinggi memiliki keunggulan masing-masing sehingga studi banding menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan praktik baik dalam mengembangkan organisasi kemahasiswaan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang saling berbagi informasi. Apa yang baik dari Universitas Adi Buana bisa menjadi referensi bagi teman-teman Unesa, begitu juga kami dapat mempelajari berbagai hal positif yang dimiliki Unesa,” katanya.

Yunus menilai, salah satu alasan ketertarikan Himaprodi Tata Rias Unesa melakukan studi banding tidak terlepas dari keberhasilan mahasiswa konsentrasi Beauty Industry PVKK Universitas Adi Buana pada ajang Surabaya Fashion Festival 2026, yang merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Surabaya.

Pada kompetisi tersebut, konsentrasi Beauty Industry PVKK mengirimkan dua tim kelompok dan satu peserta perseorangan. Festival diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, mulai dari pelajar hingga mahasiswa, yang menampilkan kreativitas melalui tata rias, busana, dan seni pertunjukan dengan mengangkat tema keberagaman budaya serta kekayaan alam Indonesia.

Salah satu tim Universitas Adi Buana berhasil meraih Juara I kategori karakter, mengungguli Universitas Negeri Surabaya di posisi kedua dan Universitas Negeri Malang di posisi ketiga. Karya yang ditampilkan mengangkat tema alam melalui karakter yang diwujudkan dalam tata rias dan kostum menyerupai objek nyata, seperti buah stroberi dan lebah.

“Kategori karakter berbeda dengan fantasi. Pada kategori karakter, orang yang melihat harus langsung mengenali objek yang ditampilkan. Sementara fantasi lebih banyak mengandalkan unsur imajinasi,” jelas Yunus.

Selain kategori kelompok, Universitas Adi Buana juga mengirimkan satu peserta perseorangan yang menampilkan karya bertema cerita rakyat dengan memadukan unsur karakter dan fantasi melalui interpretasi artistik yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara.

Menurut Yunus, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kemampuan teknis sesuai bidang keahlian, mahasiswa juga dibekali kemampuan bekerja sama dalam tim, berpikir kreatif, serta berani berkompetisi di berbagai ajang.

Ia menambahkan, prestasi mahasiswa menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung kualitas Program Studi PVKK yang telah meraih akreditasi unggul. Tidak hanya aspek akademik, aktivitas kemahasiswaan, partisipasi dalam kompetisi, serta kontribusi kepada masyarakat juga menjadi bagian dari penguatan mutu program studi.

Dalam pembinaan mahasiswa, Universitas Adi Buana menerapkan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mempelajari berbagai praktik baik dari institusi lain, kemudian mengembangkannya menjadi inovasi baru tanpa kehilangan identitas dan karakter yang dimiliki. “Kami tidak ingin hanya meniru. Yang kami dorong adalah bagaimana mahasiswa mampu mengembangkan ide menjadi inovasi baru yang memiliki ciri khas sendiri,” tuturnya.

Ia berharap studi banding tersebut menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Universitas Adi Buana dan Universitas Negeri Surabaya, khususnya dalam pengembangan organisasi kemahasiswaan, peningkatan prestasi mahasiswa, serta lahirnya berbagai inovasi di bidang Beauty Industry, Fashion Design, Professional Culinary.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga mahasiswa dapat saling belajar, memperluas wawasan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas organisasi maupun prestasi di masa mendatang,” pungkasnya. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *