BisnisNasional

Danamon Perluas Akses Startup Indonesia ke Investor Jepang Lewat Kolaborasi ASEAN

43
×

Danamon Perluas Akses Startup Indonesia ke Investor Jepang Lewat Kolaborasi ASEAN

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT Bank Danamon Indonesia Tbk memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan startup nasional melalui kolaborasi lintas negara dengan berpartisipasi dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. Langkah tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi startup Indonesia untuk menjalin kemitraan dengan investor dan korporasi global.

Dalam ajang yang mempertemukan pelaku startup, investor, dan perusahaan dari Jepang serta negara-negara ASEAN tersebut, Danamon juga menandatangani Letter of Intent (LoI) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank of Ayudhya (Krungsri), Krungsri Finnovate, serta MUFG Innovation Partners (MUIP). Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem startup ASEAN-Jepang melalui kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut diperkuat melalui kehadiran MUIP Garuda Fund, dana investasi hasil kolaborasi MUIP, MUFG, dan Danamon dengan total komitmen mencapai USD100 juta yang difokuskan pada sektor teknologi dan fintech. Dana tersebut diharapkan mampu memperluas konektivitas ekosistem startup sekaligus membuka peluang investasi berkelanjutan bagi perusahaan rintisan Indonesia.

Chief Strategy Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Reza Iskandar Sardjono, mengatakan sinergi bersama MUFG Global Network menjadi langkah strategis untuk mempertemukan startup Indonesia dengan investor maupun korporasi global. “Melalui sinergi dengan MUFG Global Network, kami ingin menghadirkan akses yang lebih luas bagi startup Indonesia untuk bertemu dengan investor dan korporasi global,” ujarnya.

Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026 sendiri berhasil memfasilitasi lebih dari 500 sesi business matching dalam satu hari penyelenggaraan. Kegiatan tersebut mempertemukan lebih dari 90 startup dari enam negara, termasuk Indonesia, dengan sekitar 140 perusahaan dan investor global. Peserta juga mengikuti sesi startup pitching, pertemuan bisnis satu lawan satu (1-on-1 business matching), pameran, diskusi panel mengenai tren investasi regional, hingga sesi jejaring bisnis.

Menurut Reza, kolaborasi lintas negara menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing startup Indonesia di pasar internasional. Karena itu, Danamon berkomitmen terus membangun konektivitas ekosistem inovasi bersama para mitra strategis melalui berbagai inisiatif, termasuk MUIP Garuda Fund.

“Kami percaya bahwa kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk menumbuhkan ekosistem startup yang berkelanjutan. Melalui sinergi bersama para mitra dan MUIP Garuda Fund, Danamon berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi startup Indonesia dalam mengakses peluang global dan bersaing di pasar internasional,” tutupnya. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *