BisnisNasional

Leapmotor Mulai Perakitan Lokal Kendaraan Listrik di Indonesia, B10 dan C10 Jadi Model Perdana

84
×

Leapmotor Mulai Perakitan Lokal Kendaraan Listrik di Indonesia, B10 dan C10 Jadi Model Perdana

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Leapmotor resmi memulai perakitan lokal kendaraan listrik di Indonesia dengan menjadikan Leapmotor B10 dan Leapmotor C10 sebagai dua model pertama yang diproduksi di dalam negeri.

Perakitan dilakukan di PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta, Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi perusahaan memperkuat pasar kendaraan listrik nasional sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis penting pengembangan kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

Perakitan lokal tersebut mengadopsi standar manufaktur global Leapmotor dan Stellantis untuk memastikan setiap kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keandalan yang sama dengan pasar internasional.

Selain meningkatkan fleksibilitas pasokan, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Leapmotor bersama Stellantis dan Indomobil dalam mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Managing Director Stellantis ASEAN Isaac Yeo mengatakan Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara sehingga perakitan lokal menjadi langkah strategis untuk mendekatkan produk kepada konsumen.

“Indonesia merupakan pasar dengan potensi pertumbuhan kendaraan listrik yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara. Dimulainya perakitan lokal menjadi langkah penting bagi Leapmotor untuk semakin mendekatkan produk kami kepada konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis dan memperkuat kehadiran merek Leapmotor di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara Leapmotor, Stellantis, dan Indomobil juga diharapkan dapat mempercepat roadmap elektrifikasi perusahaan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan kendaraan listrik di kawasan.

Fasilitas PT National Assemblers Plant 3 dibangun di atas lahan seluas 158.000 meter persegi dan dilengkapi teknologi produksi modern, sistem otomasi, serta pengendalian kualitas berstandar global.

Pada tahap awal, fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit per tahun, dengan rencana peningkatan kapasitas menjadi 34.000 unit per tahun seiring pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Selain memperkuat sisi manufaktur, Leapmotor bersama Indomobil juga menyiapkan ekosistem kepemilikan kendaraan listrik melalui pengembangan jaringan dealer, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang asli, serta dukungan teknisi yang telah mendapatkan pelatihan sesuai standar Leapmotor. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman bagi konsumen.

CEO PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw mengatakan dimulainya perakitan lokal menjadi tonggak penting dalam pengembangan Leapmotor di Indonesia sekaligus memperkuat fondasi industri kendaraan listrik nasional.

“Dimulainya perakitan lokal menjadi tonggak penting dalam perjalanan Leapmotor di Indonesia. Melalui investasi Indomobil Group di PT National Assemblers, kami tidak hanya mendukung hadirnya kapasitas produksi lokal, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan Leapmotor di Indonesia dalam jangka panjang,” katanya.

Ia menambahkan perusahaan akan terus memperluas jaringan dealer, memperkuat layanan purnajual, serta memastikan ketersediaan suku cadang asli agar pelanggan mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik sejak hari pertama.

Melalui dimulainya perakitan lokal tersebut, Leapmotor menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan kapabilitas manufaktur nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui investasi, jaringan distribusi, dan layanan purnajual yang terintegrasi. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *