HukrimPeristiwa

Kunjungi Ponpes Raudlatul Ulum, Kapolres Kediri Ajak Ulama Jaga Kondusivitas Daerah

97
×

Kunjungi Ponpes Raudlatul Ulum, Kapolres Kediri Ajak Ulama Jaga Kondusivitas Daerah

Sebarkan artikel ini

KAB. KEDIRI (Suarapubliknews) – Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., mengunjungi Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Kediri dengan para tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedatangan Kapolres Kediri beserta jajaran disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, KH Jauhar Nehru. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

AKBP Dr. M. Wahyudin Latif mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik dengan para ulama sejak dirinya mengemban amanah sebagai Kapolres Kediri.

“Ini merupakan awal saya bertugas sebagai Kapolres Kediri. Karena itu, selama menjalankan tugas saya akan terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah,” ujar Wahyudin.

Menurutnya, ulama memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat sehingga peran mereka sangat strategis dalam menjaga persatuan dan menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah dengan mengedepankan semangat kebersamaan.

“Pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter masyarakat serta menciptakan suasana yang damai di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama jajaran juga berdiskusi santai dengan KH Jauhar Nehru mengenai penguatan kemitraan antara kepolisian dan pondok pesantren, termasuk upaya meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, tokoh agama memiliki peran penting dalam merawat kerukunan, memperkuat kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian, serta menjaga Kabupaten Kediri tetap aman dan kondusif di tengah berbagai dinamika yang terus berkembang.

“Tokoh agama adalah mitra strategis kepolisian dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan masyarakat. Sinergi ini harus terus dipelihara demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (q cox, Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *