NasionalPeristiwa

Tekan Emisi hingga 21 Persen, SIG Raih ESG Award 2026 dari KEHATI

107
×

Tekan Emisi hingga 21 Persen, SIG Raih ESG Award 2026 dari KEHATI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Upaya menekan emisi dan mengembangkan bahan bangunan dengan jejak karbon lebih rendah mengantarkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI.

SIG memperoleh penghargaan dalam kategori Sector Capital Market – Listed Company. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui pengembangan produk bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan.

Trofi diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, kepada Pgs Group Head of Strategic Growth & ESG SIG, Muhammad Taqiyuddin, di Jakarta, Kamis (6/8).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan penghargaan tersebut memperkuat posisi ESG sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan. Menurutnya, penerapan ESG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

“Penerapan prinsip ESG merupakan landasan bagi SIG dalam menjalankan operasional bisnis. Komitmen ini didasari oleh kesadaran bahwa ESG bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi merupakan competitive advantage untuk kesuksesan Perusahaan di masa depan,” katanya.

Salah satu upaya SIG dalam mengurangi jejak lingkungan dilakukan melalui pengembangan semen hijau. Produk tersebut dibuat dengan penggunaan material dan proses yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan rilis perusahaan, produk semen hijau SIG memiliki emisi karbon hingga 38 persen lebih rendah dibandingkan semen konvensional, dengan tetap memenuhi standar kualitas sesuai peruntukannya.

SIG juga meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dalam proses produksi. Sumbernya berasal dari limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

Sepanjang 2025, pemanfaatan bahan bakar alternatif SIG meningkat 24 persen menjadi 681 ribu ton. Penggunaan tersebut disebut setara dengan pengurangan konsumsi batu bara hingga 467 ribu ton, sekaligus mendorong thermal substitution rate (TSR) mencapai 9,77 persen.

Di sektor energi, perusahaan juga memperluas penggunaan sumber energi yang lebih bersih melalui pemasangan panel surya di sejumlah unit operasional. SIG memanfaatkan teknologi Waste-Heat Recovery Power Generation (WHRPG) untuk mengubah panas buang dari proses produksi menjadi listrik.

Berbagai langkah tersebut berkontribusi terhadap penurunan intensitas emisi gas rumah kaca Scope 1 sebesar 21 persen dibandingkan baseline 2010. Sementara emisi Scope 2 turun 15 persen dibandingkan baseline 2019.

Untuk menjaga agar agenda keberlanjutan berjalan konsisten, SIG memiliki Sustainability Roadmap 2030 yang menjadi acuan dalam menetapkan strategi, indikator, serta target keberlanjutan perusahaan. Penerapannya juga dikawal melalui Komite Keberlanjutan yang bertugas memastikan aspek keberlanjutan terintegrasi dalam pengelolaan bisnis SIG.

Kinerja tersebut turut tercermin dalam sejumlah penilaian eksternal. SIG meraih ESG Rating 2025 dari Sustainalytics dengan predikat Medium Risk dan skor 25. Perusahaan juga memperoleh skor 49 dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA) S&P dan S&P ESG Rating.

ESG Award by KEHATI sendiri merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan, institusi keuangan, investor, dan pelaku usaha yang dinilai menunjukkan kepemimpinan dalam penerapan ESG serta memberikan dampak terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Proses penilaiannya meliputi seleksi administratif, evaluasi substansi, scoring berdasarkan kategori, hingga sidang pleno dewan juri.

Bagi SIG, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan target yang telah ditetapkan dalam Sustainability Roadmap 2030, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *