Pemerintahan

Akhir Pekan di Surabaya Bakal Bersinar, Surabaya Vaganza 2026 Digelar 16 Mei

98
×

Akhir Pekan di Surabaya Bakal Bersinar, Surabaya Vaganza 2026 Digelar 16 Mei

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Surabaya kembali bersiap menghadirkan pesta wisata malam spektakuler melalui Surabaya Vaganza 2026 yang tahun ini tampil lebih megah dengan konsep Festival of Lights: Garden of Hope. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun mengajak masyarakat hingga wisatawan dari berbagai daerah untuk datang dan meramaikan parade tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tersebut.

Surabaya Vaganza 2026 akan digelar pada 16 Mei 2026 mulai pukul 18.00 WIB dengan rute parade dimulai dari Tugu Pahlawan, melintasi Jalan Tunjungan, kawasan Siola, Gedung Grahadi, Alun-Alun Balai Pemuda, hingga berakhir di Monumen Bambu Runcing.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi mengatakan, tahun ini Surabaya Vaganza hadir dengan konsep yang berbeda dan lebih spektakuler dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mengusung tema Festival of Lights: Garden of Hope, parade akan dipenuhi mobil hias berbunga dengan sentuhan pencahayaan artistik, kostum bercahaya, hingga pertunjukan light show dan video mapping di sejumlah titik kota.

“Surabaya Vaganza tahun ini kami kemas lebih meriah dan modern. Tidak hanya parade mobil hias bunga, tetapi juga ada visualisasi lampu warna-warni, kostum bercahaya, hingga light show yang akan membuat suasana kota menjadi sangat spektakuler,” kata Herry, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, Surabaya Vaganza menjadi salah satu ikon wisata malam unggulan yang dimiliki Kota Pahlawan. Bahkan, event tersebut telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dan diposisikan sebagai atraksi urban tourism yang menampilkan wajah modern Surabaya melalui parade malam hari di ruang publik.

“Kalau banyak event lain mengangkat budaya tradisional atau wisata alam, Surabaya menghadirkan konsep wisata urban modern melalui parade cahaya dan pertunjukan malam hari. Ini menjadi diferensiasi sekaligus daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Menurut Herry, konsep Festival of Lights juga membuat Surabaya Vaganza memiliki kekuatan visual yang sangat menarik bagi pengunjung maupun media sosial. Seluruh elemen parade dirancang tematik dan instagramable sehingga menghadirkan pengalaman wisata malam yang atraktif dan fotogenik.

“Selling point utama tahun ini ada pada light performance, kendaraan hias bercahaya, kostum tematik, hingga tampilan visual di gedung-gedung sepanjang rute parade. Jadi sangat sinematik dan cocok menjadi destinasi wisata malam bersama keluarga maupun teman,” jelasnya.

Tak hanya menghadirkan hiburan, Surabaya Vaganza juga membawa dampak ekonomi besar bagi Kota Pahlawan. Pada penyelenggaraan tahun 2025 lalu, event tersebut tercatat menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp2,1 miliar dari berbagai sektor, mulai UMKM, kuliner, hotel, transportasi, ekonomi kreatif, hingga event production.

“Karena itu, Pemkot Surabaya menggandeng berbagai pihak untuk memaksimalkan kunjungan wisatawan selama gelaran berlangsung. Mulai dari kerja sama dengan hotel dan travel agent, promo transportasi online, kolaborasi promosi digital bersama influencer, hingga penyediaan tenant kuliner dan produk UMKM di sejumlah titik acara,” paparnya.

Herry menambahkan, rute parade yang melintasi kawasan heritage dan pusat kota juga dirancang untuk memperkuat citra Surabaya sebagai destinasi wisata urban. Dimulai dari Tugu Pahlawan hingga kawasan Jalan Tunjungan, masyarakat akan diajak menikmati perpaduan sejarah, budaya kota, dan atmosfer modern Surabaya di malam hari.

“Rute ini bukan sekadar jalur parade, tetapi etalase kota yang menampilkan wajah terbaik Surabaya. Jadi kami mengajak seluruh masyarakat Surabaya maupun wisatawan luar daerah untuk hadir, menikmati, sekaligus meramaikan Surabaya Vaganza 2026,” pungkasnya. (q cox)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *