Bendera Rusak, Baliho Hilang, DPC Demokrat Surabaya Lapor dan Tunggu Keputusan Bawaslu

SURABAYA (Suarapubliknews) – DPC Demokrat Surabaya mengambil langkah lapor ke Bawaslu terkait dirusaknya sejumlah bendera partai dan hilangnya beberapa Baliho selamat datang AHY di di Jalan Gunungsari sekitar Hotel Singgasana Surabaya.

Sekretaris DPC Demokrat Kota Surabaya Deddy Prasetyo, mengatakan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil laporannya ke Bawaslu, apakah masuk kategori tindak pidana Pemilu atau tidak.

“Jadi sekarang menunggu bawaslu yang sedang melakukan pemanggilan sejumlah saksi,” terang anggota Komisi C DPRD Surabaya periode 2009-2014 kepada media ini. Jumat (25/01/2019)

Menurut Deddy, awalnya melapor ke Polsek Dukuh pakis namun dapat pengarahan ke Polrestabes Surabaya, yang kemudian mendapatkan arahan ke Bawaslu karena dinilai sebagai Alat Perlengkapan Kampanye (APK)

“Nama pelapornya Pak M. Sapi,i selaku Sekretaris PAC Demokrat Dukuh Pakis, dan kami belum menyimpulkan apapun, juga tidak menuduh siapapun, namun invertasi tetap dilakukan, siapa pelaku sebenarnya dan motifnya apa,” tandasnya.

Hanya saja Deddy berpesan, bahwa insiden perusakan bendera partai dan hilang nya baliho ini sebagai pembelajaran, agar semua pihak bisa menciptakan iklim demokrat yang adem dan sehat.

Sebelumnya diberitakan media ini, jika kasus perusakan bendera partai Demokrat kembali terjadi, yang saat ini lokasinya di Surabaya, tepatnya di Jalan Gunungsari sekitar Hotel Singgasana Surabaya.

Sekretaris DPC Demokrat Kota Surabaya Deddy Prasetyo mengatakan jika pihaknya mengecam kerasa atas perusakan terhadap bendera Demokrat yang terpasang untuk acara penyambutan kedatangan AHY Komandan Kogasma. (q cox)

Foto: Sejumlah Baliho yang terpasang dan hilang

Berita terkait:
https://suarapubliknews.net/bendera-partai-dirusak-dpc-demokrat-surabaya-segera-kejar-dan-laporkan-pelaku/

Reply