BJIX di Gelar di 38 Kabupaten Kota se Jatim

SURABAYA (Suarapubliknes) — Pergelaran dwi tahun sebagai barometer aktivitas, kreativitas, dan apresiasi terhadap seni dan budaya di Jawa Timur, Biennale Jatim IX digelar kembali pada 19 November-19 Desember 2021. Sebanyak 38 kabupaten/kota terlibat dalam ratusan acara yang digelar oleh seniman/budayawan daerah dan tim kerja tersebut.

Direktur BJIX Dwiki Nugroho Mukti mengatakan, sejak BJ8 2019, pergelaran ini menempuh kerja-kerja inklusif yang mencoba mengakomodasi semua seniman/budayawan untuk terlibat. BJ8 dilaksanakan tidak terpusat di suatu kota, dengan harapan memperluas kolaborasi dan mengakomodasi praktik-praktik seni budaya tradisi bahkan kontemporer yang luput dari atensi.

”Dengan pelaksanaan secara desentralisasi di seluruh kabupaten/kota, kami ingin memantapkan pemetaan dan pengarsipan potensi-potensi seni budaya daerah untuk pengembangan dan kemanfaatan bagi publik,” katanya.

BJIX mengangkat tema “Padhang Rembugan Menimbang Solidaritas Merayakan Kolektivitas-. Menimbang Solidaritas, Merayakan Kolektivitas”. Memaknai bahwa BJIX sebagai sebuah platform tempat perupa dan seniman Jawa Timur saling berkumpul bertukar informasi dan bermusyawarah, dengan melakukan kerja-kerja inklusif yang memungkinkan semua seniman yang mempunyai inisiasi untuk dapat terlibat dalam pagelaran akbar ini.

“Kolaborasi coba diwujudkan dengan menggalang keterlibatan seniman/budayawan, pemerintah, dan ekosistem pekerja kreatif untuk menggali dan menghadirkan potensi-potensi seni budaya suatu daerah,” lanjut Dwiki.

Direktur Program Sysca La Veggie menambahkan, BJIX berupa 115 program di kabupaten/kota dan 11 program oleh tim kerja atau kepanitiaan. Kesebelas program dibagi menjadi pembukaan, sembilan simposium, dan penutupan. ”Seluruh program dalam BJIX Ini adalah kegiatan utama mengingat semangat solidaritas dan kolektivitas yang menjadi napas pergelaran ini,” paparnya.

Pembukaan dan simposiun pertama diadakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, selanjutnya di Kancakona Kopi Jember, Matahati Batu, Warkop Brewok Kediri, Taman Budaya Jawa Timur Surabaya, Universitas Islam Madura Pamekasan, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Dinas Pendidikan Tulungagung, dan simposium sembilan di Patung Singa Madiun. Penutupan diadakan di makam Gubernur Soerjo Magetan.

Masyarakat dapat mengakses seluruh informasi BJIX melalui laman resmi https://jatimbiennale.org dan akun media sosial @jatimbiennale (Instagram), @JatimBiennale (Twitter), dan Jatim Biennale (Facebook). Detail informasi tentang program acara, deskripsi, waktu, dan lokasi dijanjikan bisa diakses di seluruh platform itu mulai Sabtu (6/11/2021). (q cox, tama dinie)

Reply