KARAWANG (Suarapubliknews) ~ PT Bridgestone Tire Indonesia resmi menerima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan telah memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok perdagangan internasional yang ditetapkan pemerintah.
Sertifikat AEO diterima bertepatan dengan peringatan 50 tahun Bridgestone Indonesia. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelaku usaha yang dinilai sebagai operator ekonomi terpercaya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekspor dan impor.
Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan sertifikasi tersebut menjadi hasil dari sinergi yang selama ini terjalin dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional perusahaan.
“Kami mengapresiasi Dirjen Bea dan Cukai yang selama ini telah memberikan pendampingan, pelayanan, dan bersinergi dalam aktivitas ekspor dan impor Bridgestone Indonesia. Kami merasakan manfaat yang besar, terutama dari segi percepatan arus barang serta berbagai kemudahan lainnya,” ujarnya.
Mukiat menambahkan, pencapaian tersebut juga menjadi kebanggaan yang dibagikan kepada jaringan regional Bridgestone Asia Pacific India and China (BS-APIC), sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global perusahaan. Sementara itu, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa program AEO merupakan bentuk kemitraan strategis antara pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan rantai pasok perdagangan internasional yang aman, efisien, dan berkualitas.
Menurutnya, perusahaan yang memperoleh status AEO telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap kepatuhan regulasi, keamanan operasional, serta tata kelola rantai pasok yang baik. “AEO merupakan simbol perusahaan terpercaya yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok yang baik. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memperoleh pengakuan AEO, diharapkan daya saing perusahaan Indonesia dalam perdagangan internasional semakin meningkat,” katanya.
Bridgestone Indonesia menjadi salah satu dari 34 perusahaan yang berhasil memperoleh sertifikat AEO tahun ini setelah menyelesaikan proses sertifikasi yang berlangsung sejak September 2025 hingga Mei 2026. Pengakuan tersebut diberikan setelah perusahaan dinilai memenuhi seluruh persyaratan terkait kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok internasional.
Melalui sertifikasi AEO, Bridgestone Indonesia diharapkan dapat memperoleh berbagai kemudahan dalam proses kepabeanan, termasuk percepatan arus barang ekspor-impor yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat daya saing perusahaan di pasar global. Di sisi lain, bertambahnya jumlah perusahaan bersertifikat AEO juga diharapkan mampu mendukung kelancaran perdagangan internasional sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional. (Feb, tama dini)












