Debat Publik Perdana Selesai, Bambang Haryo Soekartono Nilai Jokowi Tak Kuasai Materi

JAKARTA (Suarapubliknews) – Bambang Haryo Soekartono anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk Dapil Jawa Timur I, mengatakan jika Joko Widodo Capres no 01 terbukti tidak paham kebijakannya sendiri dan tak menguasai materi.

Pernyataan ini disampaikan Bambang Haryo Soekartono kepada media ini, setelah mengikuti pelaksanaan Debat Publik Capres 2019 perdana yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tadi malam.

Bambang Haryo Soekartono mengatakan, sebenarnya di sesi hukum dan korupsi adalah peluang terbaik bagi Capres Jokowi untuk menunjukkan program dan hasil programnya selama empat tahun menjabat Presiden.

“Sebenarnya ini peluang Jokowi yang seharusnya unggul di segmen materi hukum dan teroris, namun tidak dimanfaatkan, dan saya melihat justru kewalahan dengan Prabowo. Dan saat debat itu berlangsung justru terkesan sangat kurang paham soal apa yang harus disampaikan kepada publik,” ucapnya. Jumat (18/01/2019)

Menurut dia, ini bukti jika Jokowi kurang banyak mengerti soal kewajibannya sebagai Presiden. Utamanya soal hukum dan korupsi, yang seharusnya sebagai pondasi perlindungan terhadap publik yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Padahal, saat ada sesi tanya jawab itu materinya sudah diberikan jauh harus sebelumnya, maka tidak perlu lagi Jokowi membaca, harusnya sudah hafal dan disampaikan tanpa tex,” kritisnya.

Tidak hanya itu, Bambang Haryo Soekartono juga menyayangkan Jokowi yang terkesan melakukan serangan yang menyangkut soal pribadi Prabowo dan internal Partai, serta pendukung Paslon no 02.

“Menurut saya ini tidak etis, sebaliknya Pak Prabowo tidak melakukan itu. Padahal sudah diarahkan oleh moderator ke program kerja. Dan Jokowi justru menunjukkan perangainya yang emosional. Sebaliknya pak prabowo tidak,” tandasnya.

Oleh karenanya Bambang Haryo Soekartono menilai jika Paslon no 2 Prabowo-Sandi lebih terlihat siap menjawab pertanyaan dari moderator, ketimbang Jokowi, ini menunjukkan kelasnya. “Maka Pak Prabowo lebih cocok jadi Presiden 2019,” tambahnya.

Untuk sesi debat berikutnya dengan materi infra struktur, Bambang Haryo Soekartono mengaku tidak yakin jika Paslon no urut 01 Jokowi-Maruf Amin juga akan siap sebagaimana ekpetasi pendukungnya.

“Materi soal pangan yang disampaikan Prabowo dan dikaitkan dengan tidak sinerginya kebijakan kabinetnya, pak Jokowi tidak bisa menjawab. Karena jawabannya soal impor (beras) justru mengarah kepada dirinya sebagai Presiden. Artinya soal impor itu keputusan Presiden,” tuturnya.

Diakhir paparannya, Bambang Haryo Soekartono meyakini jika paslon nomer urut 02 Prabowo-Sandi akan tetap menjadi pilihan rakyat dan bakal memenangkan kontestasi Pilpres 2019. (q cox)

Reply