PeristiwaPolitik

Diskusikan Figur Ganjar, Kaum Milenial Surabaya: Penting, Menjaga Keberlanjutan Jokowi

26
×

Diskusikan Figur Ganjar, Kaum Milenial Surabaya: Penting, Menjaga Keberlanjutan Jokowi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Puluhan anak-anak muda dari beragam lintas komunitas di Kota Surabaya, melakukan halal bihalal Idul Fitri dan doa bersama. Mereka berdiskusi tentang figur Ganjar Pranowo sekaligus mendoakan Calon Presiden RI 2024, yang diusung PDI Perjuangan.

Anak-anak muda kaum milenial atau gen Z itu berasal dari kalangan pelajar SMA dan SMK, ketua-ketua OSIS, mahasiswa, serta aktivis pemuda.

Dalam berhalal bi halal dan silaturahmi itu mereka tak habis-habisnya ngobrol tentang Ganjar Pranowo. Serta diskusi tentang kesadaran kaum milenial dalam memilih serta kriteria pemimpin yang diharapkan mereka.

“Anak-anak muda Indonesia memiliki kuantitas dan kualitas yang masif menyusul bonus demografi. Mau tidak mau, Pemilu 2045 tentu saja harus diwarnai oleh pemikiran anak-anak muda agar suara kita terlembagakan,” kata Aloysiana Gita, pelajar SMA di Surabaya, yang berperan sebagai pembuka diskusi tersebut.

Aline, perwakilan pemuda wilayah Surabaya Barat, kemudian menyimpulkan “Maka dari sekian banyak tokoh yang muncul, Mas Ganjar Pranowo adalah sosok yang matching dengan spirit anak muda. Beliau blak-blakan, mudah berkomunikasi dengan siapapun, berkarakter baik, teguh pada prinsip, dan ideologis. Saya kira Pak Ganjar adalah pemimpin yang mewakili suara Gen Z,” kata Aline memberikan apresiasi.

Mahasiswa Universitas Brawijaya Alfa Rizky mengatakan tentang pentingnya menjaga keberlanjutan pemerintahan Presiden Jokowi. “Secara karakter, kita butuh pemimpin yang dapat menjaga kesinambungan. Pak Ganjar sudah digaransi oleh Pak Jokowi tentang komitmen itu,” kata Alfa.

Sebagai penutup acara yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu, para pemuda tersebut kemudian menggelar doa bersama. Mereka mendoakan Ganjar Pranowo dapat menang Pemilu 2024, dan terpilih menjadi Presiden RI ke-8.

Pertemuan kemudian ditutup dengan yel-yel “Ganjar Pranowo Presiden!” yang dipimpin Aloysiana Gita. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *