Dorong Industri Kopi Unipa Gelar Adi Buana East Java Coffee Fiesta

SURABAYA (Suarapubliknews) – Perkembangan industri kopi perlu didorong lebih jauh untuk mengejar ketertinggalan, mengingat perkebunan kopi di Indonesia adalah yang terbesar kedua di dunia setelah Brasil.

Rektor Universitas PGRI Adi Buana (Unipa), Djoko Adi Walujo mengatakan memanfaatkan momen dies natalisnya yang ke-48, untuk membantu mendongkrak value produk kopi Jawa Timur dengan menggelar Adi Buana East Java Coffee Fiesta.

“Kita tidak ingin, petani mengandalkan pemasukan dari kopi yang hanya dijual dalam bentuk biji semata. Karena cara seperti ini tidak akan berdampak banyak terhadap perekonomian. Karena data statistik menyebut komoditas ini menduduki urutan ke-4 dunia,” katanya.

Dalm gelaran Adi Buana East Java Coffee Fiesta melibatkan sejumlah komunitas yaitu Komunitas Kopi Jatim, Pasukan Berani Ngopi, Komunitas Kopi Nusantara Seksi Timur, dan Komunitas Kopi Indonesia. Serta 17 kedai kopi dari Surabaya dan sekitarnya, juga didukung Asosiasi Kopi Wonosalam yang terdiri dari petani kopi.

Ketua Panitia Adi Buana East Java Coffee Fiesta, Dirgantok mengatakan dalam even ini ada 2 point utama yaitu Coffe Edu Show dan kompetisi seduh kopi yang diikuti masyarakat umum yang ingin tahu tentang cara seduh kopi manual.

“Dalam lomba ini kami ingin masyarakat lebih mengenal lagi seduh kopi manual, khususnya menggunakan V60. Jadi sebelum lomba, para juri menjelaskan apa itu V60 dan bagaimana menyeduh yang baik,” katanya.

Sementara dalam gelaran Coffe Edu Show, dijelaskan tentang perjalanan kopi mulai dari bentuk tanaman hingga menjadi secangkir kopi nikmat. “Dalam secangkir kopi ada perjalanan panjang yang menarik jika dipelajari. Bagaimana memilih biji kopi, proses pengeringannya hingga level penggorengan untuk menghasilkan kopi yang enak,” tutup Dirgantok. (q cox, Tama Dinie)

Reply