Dukung Pengusutan Kasus Pelemparan Petasan Rumah Bupati, LSM APDKD Datangi Mapolres Kediri

KEDIRI (Suarapubliknews) – Belasan orang yang tergabung dalam Aliansi Penegak demokrasi Djayanti ( APDKD), mendatangi kantor Polres Kediri untuk menanyakan perkembangan kasus pelemparan petasan di rumah pribadi milik Bupati Kediri.

Saat ditemui Wakapolres Kediri Kompol Andik Gunawan, Ketua APDKD Kediri Khoirul Anam meminta agar pihak Kepolisian segera mengusut tuntas dengan cara menangkap pelakunya.

“Kalau dihitung, kasus itu sudah ada 10 hari, tapi kenapa hingga hari ini masi belum ada titik terang,” Ucap Khoirul Anam saat berada di ruangan gelar perkara Satreskrim Polres Kediri. Rabu  (26//08/2020)

Koirul Anam mengatakan jika pihaknya juga siap mendukung pihak Kepolisian dalam upayanya mengungkap kasus pelemparan petasan di rumah Bapak Ir H Sutrisno tersebut

“Kasus ini merupakan kasus serius dan harus segera terungkap siapa dibalik peristiwa tersebut,” terang ketua LSM Kediri ini.

Ditambahkan Arif Bustaman anggota (APDKD), yang mengaku risih dengan insiden tersebut karena sering didatangi oleh aparat menanyakan terkait siapa pelakunya

“Kalau aparat tanya kepada saya ya gak apa-apa, kan haya tanya, tapi secara pribadi saya risih dan seolah olah kita ini dianggap tahu pristiwa tersebut,” tegas pria yang ada kaitan saudara dengan Jendral (Pur) Moeldoko ini.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres Kediri Kompol Andik Gunawan, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan LSM APDKD Kediri, dan menyampaikan informasininformasi jika kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.

“Terkait kasus teror pelemparan petasan di rumah Bupati Kediri, kami bersama Tim dari Polda Jatim dan Mabes Polri masih melakukan penyelidikan,” pungkas Kompol Andik. (q cox, Iwan)

Reply