NEW YORK (Suarapubliknews) ~ FIFA Museum bersama Hyundai Motor Company menghadirkan pameran immersive bertajuk Legacies of Champions di Rockefeller Center, New York, selama gelaran FIFA World Cup 2026.
Pameran yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 tersebut terbuka gratis untuk publik dan mengajak pengunjung menelusuri sejarah hampir satu abad perjalanan Piala Dunia, mulai dari turnamen pertama pada 1930 hingga era modern sepak bola internasional saat ini. Berlokasi di Rockefeller Center, pameran ini menghadirkan berbagai koleksi autentik, momen ikonik, hingga memorabilia para juara dunia yang dikurasi langsung oleh FIFA Museum.
Salah satu daya tarik utama dalam pameran tersebut adalah instalasi jersey dari seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026 yang merepresentasikan keberagaman sepak bola dunia. Pengunjung juga dapat melihat langsung Jules Rimet Trophy, trofi bersejarah yang digunakan pada Piala Dunia periode 1930–1970 lengkap dengan dudukan biru aslinya.
Pada hari tertentu, trofi resmi yang akan diterima juara FIFA World Cup 2026 juga akan dipamerkan kepada publik. Selain itu, tersedia instalasi sinematik bertajuk The Final yang menampilkan atmosfer laga final Piala Dunia, serta The Wall of Champions yang memberikan penghormatan kepada seluruh pemain yang pernah mengangkat trofi juara dunia.
Sebagai mitra FIFA World Cup sejak 1999, Hyundai turut menghadirkan pengalaman berbasis teknologi dalam pameran tersebut, termasuk robot canggih hasil pengembangan bersama Boston Dynamics.
Konten interaktif yang memadukan robotika dan sepak bola dihadirkan untuk memperlihatkan visi “Next Starts Now” milik Hyundai dalam menghadirkan teknologi masa depan yang lebih dekat dengan penggemar olahraga.
Selain area indoor di Rockefeller Center, FIFA Museum juga menyiapkan outdoor fan zone pada 6–19 Juli 2026 di North Plaza yang menghadirkan berbagai aktivitas interaktif dan kuis berhadiah bagi pengunjung.
Executive Vice President and Global Chief Marketing Officer Hyundai Motor Company, Sungwon Jee, mengatakan Hyundai ingin menunjukkan bagaimana inovasi dan teknologi mulai menjadi bagian penting dari pengalaman sepak bola modern.
Sementara itu, Chief Business Officer FIFA, Romy Gai, menyebut pameran tersebut menjadi salah satu daya tarik utama selama Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Managing Director FIFA Museum, Marco Fazzone, menambahkan pameran ini diharapkan menjadi ruang bagi para penggemar sepak bola dunia untuk saling terhubung dan merasakan kembali magis Piala Dunia. (feb, tama dini)












