Peristiwa

inDrive Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pendidikan dan Aksi Volunteer

73
×

inDrive Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pendidikan dan Aksi Volunteer

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ inDrive memperkuat komitmen sosial perusahaan melalui berbagai program pendidikan dan aksi volunteer yang menyasar komunitas serta wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan. Sebagai platform global mobility dan delivery, inDrive menyebut kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Salah satu inisiatif yang dijalankan diwujudkan melalui kegiatan volunteer bersama Food Cycle Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah karyawan inDrive Indonesia membantu proses pengemasan makanan yang kemudian disalurkan kepada Yayasan Al Ishlah untuk diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan berbagai inisiatif sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perubahan positif di masyarakat.

“inDrive ingin terus menghadirkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kami percaya bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama,” ujarnya.

Rio menambahkan, perusahaan berharap berbagai program yang dijalankan dapat membantu memperkuat komunitas, menciptakan lingkungan yang lebih baik, sekaligus mendorong kolaborasi positif antara masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, inDrive berharap program-program tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam membuka masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Selain kegiatan sosial berbasis komunitas, inDrive juga menjalankan program jangka panjang di bidang pendidikan melalui School Management Training bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia.

Program tersebut ditujukan bagi kepala sekolah dan bendahara sekolah di 12 sekolah binaan yang berada di wilayah Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait: manajemen sekolah berbasis kebutuhan komunitas, perencanaan keuangan, transparansi pengelolaan dana, hingga penguatan komunikasi dengan pemangku kepentingan sekolah.

inDrive menilai penguatan tata kelola sekolah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah underserved atau daerah dengan keterbatasan akses pendidikan.

Perusahaan menyebut banyak sekolah yang telah dibangun kembali masih menghadapi tantangan dalam menciptakan sistem manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran siswa.

Karena itu, program pelatihan tidak hanya dilakukan satu arah, tetapi juga dilengkapi monitoring pasca-pelatihan untuk memastikan implementasi berjalan nyata dan berdampak jangka panjang.

Melalui School Management Training, inDrive berharap sekolah dapat memiliki tata kelola yang lebih baik sehingga guru dapat mengajar lebih optimal dan siswa memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *