GoFood Sajikan Resep Jadi Andalan Pelanggan dan Mitra UMKM

SURABAYA (Suarapubliknew) – penyedia layanan online food delivery terdepan di Indonesia GoFood merilis eBook Sajian Cita Rasa GoFood: Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia, yang menyajikan ragam cerita makanan dan minuman di Tanah Air yang menyajikan tren di tengah pelanggan GoFood yang tersebar di 74 kota.

Direktur/Head of Food and Indonesia Sales & Ops PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, laporan ini menggambarkan pengetahuan mendalam sebagai pemimpin layanan online food delivery di Indonesia yang sangat memahami seluk beluk lanskap dan tren kuliner tanah air.

“Kami menyusun buku ini untuk menjadi inspirasi dan #RekomendAsik (rekomendasi asik) bagi pelanggan dalam mengeksplor menu kuliner favoritnya. Sementara, mitra UMKM kuliner dapat memanfaatkan insights atau data-data dalam laporan ini untuk terus mengembangkan bisnis mereka,” katanya

Catherine menambahkan Indonesia memiliki cita rasa kuliner yang sangat kaya. “Kami berharap eBook Sajian Cita Rasa GoFood ini dapat menjadi teman bagi seluruh pecinta kuliner untuk dapat mengenal, merasakan dan semakin mencintai ragam kuliner nusantara,” tambahnya

Berdasarkan laporan di dalam Sajian Cita Rasa GoFood: Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia, terungkap bahwa kuliner nusantara selalu dicintai masyarakat Indonesia dan diyakini akan terus menjadi favorit pelanggan layanan online food delivery.

Ini bisa dilihat dari calon jawara kuliner yang akan menjadi favorit pelanggan seperti Bolu Lapis Kukus dan Martabak Telor. Namun demikian, jenis makanan yang tersaji dari hasil kreativitas pengolahan menu serta pengaruh perkembangan tren kuliner di luar negeri seperti Croffle juga diprediksi akan terus mengambil hati para pelanggan.

Pengamat dan Penulis Kuliner kenamaan Indonesia Kevindra Soemantri, yang turut terlibat dalam penyusunan buku ini mengatakan semakin dicintainya kuliner nusantara tidak terlepas dari perkembangan teknologi.

Saat kulkas ditemukan, manusia kemudian bisa menyimpan bahan baku segar lebih lama. Hal ini mendorong munculnya jenis makanan baru. Kini, dengan lahirnya  era layanan pesan-antar makanan seperti GoFood, khazanah kuliner masyarakat, termasuk untuk menu-menu khas Indonesia jadi lebih kaya.

“Siapa sangka, Se’i Sapi dari Nusa Tenggara Timur jadi idola masyarakat ibu kota dan Nasi Ulam Betawi jadi favorit masyarakat di kota-kota lain di Indonesia. Saya percaya ini akan berdampak positif dalam pelestarian warisan rasa Nusantara,” katanya

Kevindra menambahkan GoFood tidak hanya ikut melestarikan, tetapi juga mendorong para legenda kuliner untuk berani berinovasi dan mengikuti cara konsumsi masyarakat baru yang lebih muda, tanpa menghilangkan identitas dan keunikan masing-masing.

GoFood memahami bagaimana setiap individu memiliki preferensi unik dalam menikmati kuliner. Oleh karena itu, menggunakan teknologi dan personalisasi data, Gofood akan terus berinovasi untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.

“Ini tercermin dalam beberapa inovasi  yang telah kami hadirkan seperti fitur Pickup, Resto Terlaris (Best Seller), Resto Terdekat (Near Me), Ulasan Pelanggan (Review) serta Ongkos Parkir. Tak ketinggalan, fitur Koleksi Promo dan Mode Hemat yang semakin memudahkan pelanggan menikmati jutaan menu dengan harga yang lebih terjangkau. Layaknya efek bola salju, kami percaya kepuasan pelanggan juga akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis UMKM kuliner di tanah air,” tutup Catherine.

Strategi dan inovasi mengantarkan GoFood untuk terus jadi pemimpin di industri. Menurut riset pihak ketiga, yaitu Tenggara Strategics , GoFood dinobatkan sebagai platform dengan nilai transaksi tertinggi dibandingkan pemain online food delivery (OFD) lainnya di Tanah Air, dengan estimasi nilai transaksi sebesar Rp30,65 triliun sepanjang tahun 2021. Sementara, Laporan Survei Jakpat  menyatakan bahwa GoFood merupakan layanan OFD paling populer (61%) dan paling banyak digunakan (39%).

Hal senada juga diungkap oleh hasil riset Sucor Sekuritas  di mana GoFood mendapatkan predikat sebagai OFD yang paling banyak digunakan oleh responden (34%) dan mayoritas merchant kuliner (64%) menyatakan bahwa penjualan terbesar didapatkan dari GoFood dibanding layanan pesan-antar makanan lainnya.

Malang dikenal juga sebagai salah satu Kota Pendidikan karena banyaknya pelajar dan mahasiswa. Nasi Ayam Nelongso [Prihatin] menjadi menu yang paling banyak diburu anak kost saat kantong sedang boncos atau menipis. Ayam Goreng Nelongso ini rupanya sudah dipesan lebih dari 182 ribu kali sepanjang periode 12 bulan oleh para sobat setia anak kost di kota berhawa dingin ini.

Khusus untuk di Bali, menu berbasis udang menjadi menu favorit yang paling banyak diburu oleh  warga Bali, khususnya yang berada di sekitaran Canggu. Udang Keju dan Udang Rambutan masing-masing dipesan lebih dari 91 ribu kali selama periode 12 bulan.

Sejalan dengan hal diatas, Surabaya pun memiliki kuliner khas yang juga banyak diburu oleh para pecinta makanan setempat. Menu Mie Iblis tercatat sebagai sebagai makanan favorit warga Surabaya sehingga pemesannya mencapai 261 ribu kali sepanjang rentang waktu dua belas bulan yang lalu. (Q cox, tama dini)

Reply