Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin Covid-19

SURABAYA (Suarapubliknews) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat tak pilih-pilih jenis vaksin Covid-19. Menurut Khofifah, semua vaksin yang ada di Indonesia memiliki manfaat yang sama yakni membangun antibodi.

“Ada banyak merek vaksin dengan capaian efikasi sedikit  berbeda, tapi menurut saya tidak usah pilih-pilih. Segera lakukan vaksinasi agar herd imunity bisa segera terwujud. Manfaat semua vaksin sama dan semua sudah persetujuan WHO,” katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Lapangan Atletik Thor Gelora Pancasila Surabaya.

Gubernur Khofifah hadir bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto,  Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono,  didampingi  Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Koarmada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto, Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan beberapa Kepala OPD Pemprov Jatim.

“Saya pastikan seluruh vaksin yang tersedia aman dan efektif karena telah melalui serangkaian ujicoba. Tidak perlu menunda vaksinasi hanya karena merek, karena akan berisiko bagi diri sendiri dan orang lain. Semua vaksin di Indonesia sudah melalui kajian dari Badan POM dan mendapatkan Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) serta selalu dilakukan pengawasan,” jelas Gubernur Khofifah.

Saat ini Pemprov Jatim tengah mengejar target kekebalan kelompok (herd immunity), utamanya pada kalangan pelajar, vaksinasi pun digelar secara masif di berbagai lokasi. Maka dari itu, Khofifah berharap seluruh masyarakat bisa turut menyukseskannya.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut menyasar kalangan pelajar SD, SMP dan SMA yang berada dalam rentang usia 12-17 tahun. Adapun 26ribu dosis per hari-nya disediakan bagi peserta vaksin yang telah mendaftarkan diri langsung di lokasi vaksin. Jenis vaksin yang digunakan sendiri adalah Sinovac sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Untuk diketahui, vaksinasi yang dilakukan menyasar 78.833 orang. Serbuan Vaksinasi Merdeka ini juga dilakukan serentak di 33 Kab/Ko yang memiliki total sasaran 52.600 dosis vaksin terdistribusi.

Puluhan ribu dosis vaksin yang akan diberikan kepada kalangan pelajar di Lapangan Thor  dan terminal 2 Juanda ini akan dilaksanakan selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu (15-16 Oktober 2021). Pemberian vaksin tersebut diperuntukan bagi pelajar baik yang belum menerima dosis pertamanya ataupun bagi yang belum mendapatkan dosis kedua.

Total tenaga kesehatan yang disediakan meliputi vaksinator dan petugas screening tercatat 610 orang yang terbagi 61 tim. Vaksinator tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya beserta Kader Kesehatan, TNI, Polri dan Koarmada. (q cox, tama dinie)

Reply