Hari Kartini, PDIP Surabaya Dorong Program Pembangunan Berkeadilan Gender

SURABAYA (Suarapubliknews) – Bertepatan dengan Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyampaikan pentingnya upaya untuk terus mendorong pemberdayaan kaum perempuan.

“Selamat Hari Kartini. Ini adalah momentum untuk semakin meneguhkan program pembangunan yang berkeadilan gender. PDI Perjuangan Surabaya terus mengawal kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji untuk mewujudkan pembangunan berkeadilan gender,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Dyah Katarina.

Dyah menerangkan, pembangunan berkeadilan gender menempatkan perempuan sebagai subyek pembangunan. APBD Kota Surabaya dikawal dan didorong menjadi anggaran berkeadilan gender.

“Pengarusutamaan gender kami kawal agar menjadi platform pembangunan Surabaya. Misalnya bagaimana kami memastikan kelompok usaha perempuan diperhatikan, pendidikan kaum perempuan diperhatikan, pencegahan kekerasan dan perdagangan orang,” ujarnya.

Dyah memaparkan, sosok Kartini telah menginspirasi dan membuka mata publik bahwa kaum perempuan tak boleh lagi dianggap hanya sebagai ”konco wingking”.

”Perempuan tak boleh lagi dinilai sebagai konco wingking, hanya mengurus domestik rumah tangga, hanya diasosiasikan dengan macak (berdandan), masak, dan manak (melahirkan). Telah banyak kaum perempuan yang berhasil membuktikan kiprahnya di ruang publik,” ujar Dyah.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah menambahkan, Hari Kartini seyogianya menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk semakin menempatkan perempuan sejajar dengan kaum laki-laki.

”Sudah tidak relevan mempermasalahkan latar belakang gender dalam pergulatan kehidupan publik saat ini. Di zamannya, Kartini mendobrak belenggu patriarki. Di era kekinian, kaum perempuan jangan lagi didiskriminasi dengan alasan apapun,” tegasnya. (q c0x)

Reply