Hindari Penumpukan Kendaraan saat PSBB, Reni Astuti: Perbanyak Titik Check Poin

SURABAYA (Suarapubliknews) – Mendapatkan info soal munculnya kepadatan dan tumpukan kendaraan di lokasi check poin Waru di hari pertama PSBB, Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Surabaya spontan melakukan sidak ke lokasi.

“Informasi yang masuk, saya melakukan cross cek ke Kepala Dinas Perhubungan Surabaya selanjutnya siang saya meninjau lokasi,” ucap Reni kepada media ini. Selasa (28/04/2020)

Dari informasi yang di dapat Reni, ternyata beberapa penyebab kepadatan diantaranya masih banyak pengendara yang tidak memakai masker dan masih banyak kendaraan selain plat L yang masuk ke Surabaya sehingga harus dilakukan pengecekan dan melakukan sosialisasi.
“Banyaknya pengendara yang masuk ke Surabaya umumnya adalah para pekerja yang harus masuk kerja,” tandas Bacawali Surabaya 2020 ini.

Oleh karenanya, politisi perempuan PKS ini meminta aga sosialisasi aturan PSBB kepada masyarakat utamanya pengendara motor perlu diterus di massifkan.

“Juga kepada tempat kerja yang harus tutup selama PSBB. Untuk sektor kerja yang dikecualikan tutup, perlu diatur shift kerja agar jumlah pekerja berkurang,” ujarnya.

Menurut Reni, jalur pengecekan juga perlu diperbanyak untuk menghindari penumpukan. Begitu juga sarana prasarana lain yang menunjang kelancaran.

Namun demikian, Legislator perempuan tiga periode ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas dari Kepolisian, TNI AD, Dishub, Linmas, Satpol PP, yang telah bekerja keras selama PSBB di bulan Ramadhan ini.

“Semoga sehat selalu. Besok, lusa dan hari selanjutnya, tempat check poin bundaran waru masuk Surabaya akan mendapat perhatian publik. Evaluasi tentu sudah dilakukan,” turutnya

Diakhir paparannya, Reni berharap penerapan PSBB bisa berjalan lebih baik ke depannya.

“Rabu besok dan selama PSBB. Tidak ada lagi kepadatan yang rapat dan malah tdk physical distancing,” pungkasnya. (q cox)

Reply