ITS Kerjasamakan Teknologi Big Data, Perbesar Peluang Sivitas di Dunia Kerja

SURABAYA (Suarapubliknews) – Di era digital ini, teknologi big data sangat dibutuhkan sebagai solusi untuk pengolahan data berskala besar. Beranjak dari permasalahan tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjalin kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Solusi Bisnis Adiguna.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng dengan Direktur PT Solusi Bisnis Adiguna Eko Satrio. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimasi pengolahan data seluruh kegiatan sivitas akademika ITS, mulai dari penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.

Eko mengungkapkan bahwa teknologi big data merupakan sistem yang berguna untuk mencari, mengumpulkan, dan mengolah data yang berskala besar namun dengan waktu yang relatif singkat.

ITS sendiri masih belum mengaplikasikan big data pada kegiatan akademiknya karena sistemnya tersebut yang sangat kompleks. “Sehingga sering menemui hambatan karena pengolahan data di ITS yang cenderung masih manual,” ungkapnya.

Menurut Eko, teknologi big data diciptakan untuk memberikan pendekatan solusi terhadap suatu permasalahan. Ia menjelaskan bahwa cara kerja teknologi big data yaitu mengambil data dan informasi yang diinginkan seperti melalui media sosial, penelusuran google, dan laman online lainnya. Kemudian, data tersebut akan diterima dan diolah untuk mendapatkan solusi sesuai yang diinginkan pengguna.

Di ITS sendiri, nantinya pengaplikasian teknologi big data untuk memudahkan penelitian hingga perkuliahan. Eko menerangkan bahwa big data ini dapat diaplikasikan guna memudahkan riset dan pembuatan jurnal penelitian, yang dapat digunakan oleh perusahaan maupun untuk penelitian pada perguruan tinggi. “Teknologi big data juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, teknologi ini juga dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam meningkatkan profesionalitas bekerja. Apabila mahasiswa terampil di bidang pengolahan data menggunakan big data, maka dapat memudahkan dalam mencari pekerjaan. Tidak hanya itu, teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan wirausaha milik mahasiswa, seperti memasarkan jasa atau produk usaha mereka.

Sementara itu, Rektor ITS, Ashari juga menyampaikan harapannya dari MoU ini agar dapat membantu meningkatkan kualitas penelitian para dosen, sehingga ITS mampu bersaing dengan universitas terbaik di dunia.

Tidak hanya itu, melalui ilmu tentang teknologi big data juga dapat meningkatkan peluang mahasiswa untuk dapat diterima kerja. “Dengan begitu, ITS mampu berkontribusi memajukan masyarakat dan bangsa Indonesia,” tegasnya. (Q cox, tama dini)

Reply