Jaga Kondusifitas di Jelang Pemilu 2024, Parpol di Surabaya Sepakati ‘Politik Riang Gembira’

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tahapan Pemilu tahun 2024 telah berjalan sehingga tensi politik di tingkat daerah juga sudah mulai tampak menggeliat, termasuk di wilayah Kota Surabaya yang memiliki 10 perwakilan parpol di kursi legislative.

Hal ini lah yang membuat sejumlah parpol besar di Kota Surabaya memandang penting untuk melakukan pertemuan rutin demi menjaga kondusifitas tensi politik di Kota Pahlawan agar tercipta kondisi yang tetap damai dan gembira.

“Pemilu merupakan pesta demokrasi yang harus dinikmati masyarakat. Karena itu, parpol di Kota Surabaya berkomitmen melaksanakan agenda politik dengan penuh riang gembira,” ucap Arif Fathoni Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya selaku juru bicara. Kamis (28/07/2022)

Selain itu, Toni-sapaan akrab Arif Fathoni, menjelaskan jika parpol-parpol di Kota Surabaya juga telah berkomitmen untuk menjaga peningkatan kualitas demokrasi di Surabaya

“Kami ingin memberikan pendidikan politik yang ‘teduh’ di tengah masyarakat dengan cara menjaga kondusifitas persaingan politik di jelang tahun 2024,” jelasnya.

Menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini, sesuai program pemerintah saat ini (era pandemic ke endemic-red), sebaiknya pesta demokrasi harus beriringan dengan program pemulihan ekonomi di tengah masyarakat.

“Maka pertemuan parpol ini menjadi penting untuk menyamakan sekaligus menyatukan pendapat demi kepentingan bersama, utamanya terkait kenyamanan dan keamanan masyarakat yang sedang berjuang untuk pemulihan perekonomian,” pungkasnya.

Adapun perwakilan parpol yang hadir diantaranya Adi Sutarwijono (Ketua DPC PDI-P Surabaya), BF  Sutadi (Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya), H. Junaidi ( Partai Demokrat), Juhari Mustawan (Ketua DPD PKS Surabaya), Arif Fathoni (Ketua DPD Partai Golkar Surabaya), Robert Simangunsong (Ketua DPC Partai NasDem Surabaya), Erick Komala (Ketua DPD PSI Surabaya), KH Mahsun Djajadi (Ketua DPD PAN Surabaya), Ali Mahfud (Ketua DPC PPP Surabaya). (q cox)

Reply