Jaksa Kejari Surabaya Jadi Korban Jambret

SURABAYA (Suarapubliknews) – Jaksa Nurhayati (45) yang bertugas di Kejaksaan Surabaya menjadi korban jambret di jalan yang lokasinya di samping Kantor Pengadilan Negeri Surabaya. Insiden penjambretan ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.

Kala itu, Nurhayati akan mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Namun apes, karena saat turun dari mobil bersama rekan seprofesinya, tiba-tiba ada pengendara R2 yang memepet dan menyambar tas di tangannya.

Kejadiannya begitu cepat, sehingga membuat korban kaget dan langsung berteriak. Namun laju sepeda pelaku yang tancap gas cukup kencang sehingga pengejaran dari orang-orang sekitar yang mendengar teriakan korban tidak membuahkan hasil.

Kepada salah satu wartawan dari Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (KOMPAK), korban menerangkan jika isi tas yang dijambret berupa uang tunai Rp 4 Juta, ATM, buku tabungan dan beberapa berkas penting

Atas kejadian tersebut, korban yang berprofesi sebagai aparat penegak hukum berharap agar pihak Kepolisian melakukan patroli secara rutin, terutama pada titik rawan di wilayah Surabaya

“Hati-hati kepada masyarakat dan waspada karena kejahatan tidak pandang bulu dan bisa terjadi kepada siapapun termasuk saya sebagai jaksa yang sering menyidangkan kasus pencurian, begal dan jambret,” ucap korban, usai melapor ke Polrestabes Surabaya.

Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirza, saat di konfirmasi mengatakan jika pihaknya merespon cepat dengan melakukan pengejaran.

“Tim Opsnal kring serse sudah turun ke lapangan untuk mengejar pelaku, doakan segera tertangkap pelakunya,” ujar Mirza. (q cox, Riz)

Reply