Kesejahteraan Guru Ngaji jadi Perhatian Khusus Paslon ZR

BATULICIN (Suarapubliknews) – Saat menggelar acara kampanye di bebeberapa Desa yang meliputi 10 Kecamatan, pasangan calon Zairullah Azhar – Muhammad Rusli menemukan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari persoalan akses jalan, penerang jalan umum, air minum, lahan masuk kawasan hingga persoalan honor guru ngaji.

Masyarakat berharap semua keluhan bisa ditampung dalam program paslon nomer urut 3, jika nantinya mendapatkan amanah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, periode 2021 – 2024, karena visi dan misinya akan melakukan pemerataan pembangunan dari desa ke kota, layanan kesehatan gratis dan kembalinya kesejahteraan anak yatim dan janda tua jompo.

Tidak hanya itu, paslon ZR juga akan memperhatikan nasib para guru ngaji yang selama ini masih banyak yang belum tersentuh.  Ada yang mendapatkan honor dan ada yang tidak, khususnya yang mengajar di rumah-rumah warga yang muridnya hanya beberapa saja.

“Saat berkeliling, banyak sekali guru-guru ngaji yang belum ada honornya. Ada yang punya honor, ada yang dibayar oleh muridnya dan ada yang mengajar dengan keikhlsan tanpa dibayar,” kata Zairullah kepada media dan diucapkan ditiap kampanyenya, Kamis (20/11/2020).

Menurut Zairullah Azhar, saat ini guru-guru ngaji berperan penting bagi generasi muda. Guru-guru ngaji ini harus diperhatikan untuk membentuk akhlak anak-anak, terlebih lagi bila anak ini menjadi penghafal Qur’an.

” Maka dari itu, ZR bila nanti terpilih akan memprogramkan kesejahteraan para guru-guru ngaji yang ada di Tanbu, termasuk tempat pelaksanannya akan dibantu Pemerintah Daerah,” katanya.

Selain itu, program yang sangat penting juga untuk mendukung itu adalah program rumah tahfiz (penghapal qur’an) di 149 Desa/Kelurahan.

“Ini yang akan kita lakukan untuk mencari keberkahan dan membuat daerah kita berkah dengan cetakan banyaknya penghafal qur’an. Karena kita harus belajar dari suatu daerah yang punya banyak penghafal Qur’an dan kini banyak menjadi Menteri. Ini yang kita harapkan kedepannya,” katanya. (q cox, Imran)

Reply