Kota Melbourne Kembali Lockdown, Begini Cerita Eilin Marcelita Weyna Mahasiswi asal Indonesia

MELBOURNE –AUSTRALIA (Suarapubliknews) – Kembali tingginya angka penyebaran covid-19 di Melbourne –Australia membuat pemerintah setempat memutuskan untuk melakukan Lockdown kali kedua, dan berlaku untuk 6 pekan ke depan sejak tanggal 6 Juli 2020.

Kabar ini disampaikan Eilin Marcelita Weyna mahasiswi asal Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Faculty of Arts (Sospol) jurusan Media Communication & jurusan Politic Internstional Studies-University of Melbourne, yang mengatakan bahwa saat ini dirinya sedang berdiam di tempat tinggalnya.

“Sekarang kembali lockdown lagi jadi cuman diijinkan kalau beli keperluan sehari-hari, atau keperluan yang mendesak aja. Lockdown nya sih 6 minggu yaa. Sekarang kita kembali berdiam lagi dirumah masing-masing,” terang Eilin saat di wawancarai media ini dari Surabaya via ponselnya. Selasa (14/07/2020)

Menurut Eilin, stok makanan dan kebutuhan untuk warga di wilayah kota tempat tinggalnya sangat lengkap dan cukup. Terkait kepatuhan protokol kesehatan, seluruh warga merespon baik terutama soal penggunaan masker.

“Untuk sementara stok makanan di supermarket masih lengkap dan tersedia sih. Dan kalau dilihat memang jalan-jalan sudah sepi. Kemudian kali ini pemerintah sangat menganjurkan masyarakatnya mulai menggunakan masker,” tandas mahasiswi berparas cantik ini.

Eilin menceritakan jika situasi dan kondisi jalan-jalan mulai sepi. “Paling hanya orang beli belanja kebutuhan doang. Restoran juga cuman bisa takeaway, jadi udah tidak bisa makan ditempat. Yang melanggar akan kena denda. Kalau pergi tanpa kejelasan juga bakal didenda,” tuturnya.

Selama lockdown (shutdown), Eilin mengaku jika dirinya baik-baik saja, namun mendapatkan pengalaman yang lucu saat bertemu teman saat belanja bareng di super market. “Ngobrol tapi tetap jarak jauh,” tutupnya. (q cox)

Reply