Jatim RayaPemerintahanPeristiwa

Layanan Makkah Route di Juanda Permudah Keberangkatan Haji, Jemaah Tak Perlu Antre Imigrasi di Arab Saudi

88
×

Layanan Makkah Route di Juanda Permudah Keberangkatan Haji, Jemaah Tak Perlu Antre Imigrasi di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO (Suarapubliknews) ~ Layanan fast track Makkah Route di Bandara Internasional Juanda Surabaya kembali menjadi perhatian menjelang puncak keberangkatan jemaah haji 2026.

Layanan ini memungkinkan calon jemaah haji menyelesaikan seluruh proses keimigrasian Arab Saudi sejak di Indonesia, sehingga setibanya di Tanah Suci, jemaah tidak perlu lagi mengantre di bandara dan dapat langsung menuju hotel.

Program tersebut telah berjalan selama tiga tahun di Bandara Juanda, dan secara nasional sudah diterapkan sejak 2018 di beberapa bandara besar di Indonesia, seperti Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar.

Supervisor Humas Makkah Route, Muhammad Al Syarif, menjelaskan bahwa tujuan utama layanan ini adalah memberikan kemudahan dan efisiensi proses keberangkatan jemaah haji. “Setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi melalui proses imigrasi karena semuanya sudah diselesaikan di Indonesia,” ujarnya.

Dengan sistem ini, proses pemeriksaan dokumen yang biasanya memakan waktu di bandara tujuan dapat dipangkas secara signifikan. Hal ini dinilai penting, terutama mengingat jumlah jemaah haji Indonesia yang besar setiap tahunnya. Selain mempercepat proses, layanan ini juga membantu mengurangi kepadatan di bandara kedatangan di Arab Saudi, sehingga perjalanan jemaah menjadi lebih nyaman.

Pada Kamis (30/4/2026), sebanyak 380 calon jemaah haji dari Kloter 32 SUB yang berasal dari Lamongan dan Tulungagung diberangkatkan melalui Bandara Juanda. Keberangkatan ini menjadi bagian dari gelombang awal pemberangkatan haji dari Jawa Timur, yang merupakan salah satu daerah dengan jumlah jemaah terbesar di Indonesia.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut meninjau langsung proses layanan Makkah Route di Bandara Juanda. Dalam kesempatan tersebut, ia menilai layanan ini mampu mempercepat proses keberangkatan jemaah sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. “Ini sangat mempermudah proses keberangkatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

Dengan optimalisasi layanan Makkah Route, pemerintah berharap proses penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan nyaman bagi seluruh jemaah. Ke depan, layanan ini diharapkan terus ditingkatkan seiring dengan kebutuhan pelayanan jemaah yang semakin besar setiap tahunnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres turut didampingi Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, General Manager Bandara Juanda Laksamana Pertama TNI Muhammad Tohir, Kepala Kantor Otoritas Bandara III Surabaya Agustono, serta General Manager Makkah Route Omar Aldaej. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *