Paslon Eri Cahyadi-Armuji Direkom DPP PDIP, Pengamat: Jadi bukti kekuatan Risma

SURABAYA (Suarapubliknews) – Akhirnya pasangan calon Eri Cahyadi-Armudji dipilih DPP PDIP menjadi bakal calon walikota dan wakil walikota untuk Pilkada Surabaya pada 9 Desember mendatang. Pengumuman ini disampaikan langsung Ketua DPP Puan Maharani secara virtual.

“Untuk Surabaya DPP PDIP menugaskan Eri Cahyadi – Armudji untuk menjadi Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota,” ujar Puan Maharani setelah membuka amplop warna coklat.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura dan juga peneliti dari Surabaya Survey Center Surokim Abdusalam mengatakan, jika terpilihnya pasangan calon (paslon) Eri Cahyadi – Armudji menunjukkan bahwa kekuatan Tri Rismaharini sekaligus menjadi kemenangan Risma diantara faksi-faksi di lingkup PDIP di Surabaya.

Surokim menilai keputusan PDIP tersebut terlihat bahwa kemajuan pembangunan di Surabaya harus diteruskan oleh orang yang sangat dipercaya Risma yakani Eri Cahyadi yang selama ini menjabat Kepala Bappeko Kota Surabaya.

“Ini menunjukan kekuatan Bu Risma selain juga kepercayaan PDIP dan Bu Mega selaku Ketua Umum PDIP kepada calon yang diajukan Bu Risma,” ujar Surokim.

Sementara itu sosok Armuji, menurut Cak Surokim menjadi bagian uuntuk soliditas PDIP, karena selama ini Armuji adalah sosok senior di PDIP. Pernah menjabat ketua DPRD Surabaya dan saat ini duduk sebagai anggota DPRD Jawa Timur.

Diyakini Surokim bahwa sosok Armuji akan bisa membawa kekuatan PDIP tetap solid saat Pilkada berlangsung.

“Sosok Cak Armuji ini juga dikenal baik publik Surabaya. Pernah menduduki jabatan puncak di DPRD Surabaya, selain juga senior di partai sehingga soliditas untuk pasangan ini tetap terjaga,” lanjut Surokim.

Terkait sosok Wisnu Sakti Bhuana yang sebenarnya lebih berpeluang tetapi ternyata tidak mendapatkan rekom, menurut Surokim sudah dipertimbangkan oleh DPP PDIP. Tentunya pimpinnan pusat telah menyiapkan tempat bagi Whisnu setelah tidak menjabat sebagai Wakil Walikota Surabaya.

“PDIP ahli dalam meredam gejolak pasca pemberian rekomendasi. Saya yakin DPP sudah menyiapkan tempat bagi Wisnu Sakti selpas dari jabatannya,” lanjut Surokim.

Surokim juga meyakini kader akan tegak lurus terhadap keputusan DPP atau Megawati, sehingga unsur mbalelo ditepis oleh Surokim. Sebaliknya justru muncul totalitas untuk memenangkan

“Selama ini kader PDIP selalu tegak lurus terhadap keputusan partai. Saya sangat yakin mereka solid memenangkan pasangan Eri Cahyadi – Armuji,” pungkas Surokim. (q cox)

Reply